Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sepanjang 2024, Investasi yang Masuk ke Paser Senilai Rp 3,1 Triliun, Paling Banyak Menyasar Sektor Usaha Ini

Muhammad Najib • Rabu, 7 Mei 2025 | 14:58 WIB
MENARIK: Investasi yang masuk ke Paser masih didominasi sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit.
MENARIK: Investasi yang masuk ke Paser masih didominasi sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Investasi yang masuk ke Kabupaten Paser selama 2024 senilai Rp 3,1 triliun. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Paser Toto Ifrianto melalui Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Sutrisno Rohman menyampaikan investasi itu mayoritas sektor pertambangan dan perkebunan.

Sutrisno mengatakan nilai ini melampaui target yang diberikan pemerintah pusat senilai Rp 1,1 triliun. Berdasarkan data yang dimilikinya, angka investasi ini berdasarkan laporan yang diterima dari pelaku usaha. Mulai dari  data keuangan, belanja barang, dan ketenagakerjaan yang dilaporkan secara online.

"Target investasi yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berhasil tercapai pada 2024," kata Sutrisno, Rabu (7/5/2025).

Namun target dari pemerintah provinsi tidak tercapai karena dinilai terlalu tinggi dan tCepa mempertimbangkan kondisi serta potensi riil daerah.

Dia mengatakan sejak awal 2024, daerah sudah menyampaikan bahwa target dari provinsi cukup berat. Tahun 2024 ditetapkan melonjak menjadi Rp 5 triliun tanpa diketahui dasar penetapannya.

Paser mempertanyakan mengapa target tinggi justru dibebankan ke Paser. Sementara daerah lain seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang memiliki infrastruktur yang lebih memadai. Padahal untuk menarik investor sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur.

"Investor akan melihat potensi keuntungan, dan itu sangat dipengaruhi oleh infrastruktur yang ada di daerah,” katanya.

Pemkab Paser mencatat data investasi sejak 2022. Realisasi pada 2021 tercatat sebesar Rp 1,02 triliun, meningkat signifikan pada 2022 menjadi Rp 3,18 triliun dan kembali naik di tahun 2023 sebesar Rp 3,61 triliun. Pada 2024, nilai investasi menurun menjadi Rp 3,12 triliun. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perkebunan #paser #investasi #pertambangan