KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau Kemendukbangga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan di Kabupaten Paser.
Selain mengenalkan nama instansi yang baru, kegiatan dalam menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 menyasar sejumlah program. Diantaranya penekanan pada pentingnya program Keluarga Berencana dan Berkualitas.
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, dr. Nurizky Permanajati menyampaikan pentingnya kalangan usia muda memahami program ini. Mulai remaja, ibu menyusui, anak balita dan lansia perlu diprogramkan agar menghasilkan keluarga berkualitas.
"Keluarga berkualitas adalah yang mampu merencanakan kehamilan persalinan sampai aman selamat, mampu memberikan makanan bernutrisi dan pendidikan yang baik, ada harmonisasi yang baik antar keluarga, dan mampu menghadapi tekanan ekonomi dan sosial," kata dr. Kiky saat giat di Puskesmas Batu Kajang, Senin (23/6/2025).
Dia mengatakan ini adalah program Asta Cita Presiden. Yaitu menghasilkan SDM berkualitas dan pengentasan kemiskinan. Caranya melalui Program Keluarga Berencana dan Berkualitas, dan juga penanganan stunting.
"Ini adalah program pondasi yang harus dimulai dari hulu," katanya.
dr. Kiky mengatakan pentingnya memiliki batas maksimal 2 anak dalam sebuah keluarga. Selain itu untuk batas minimal usia menikah perempuan yaitu 21 tahun, sedangkan pria 25 tahun. (*)
Editor : Ismet Rifani