Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gara-Gara Alat Tangkap, Kelompok Nelayan Muara Adang dan Harapan Baru Berselisih

Muhammad Najib • Rabu, 16 Juli 2025 | 10:50 WIB

Mediasi Sat Polairud Polres Paser saat menyelesaikan konflik antar nelayan pada Selasa, 16 Juli 2025.
Mediasi Sat Polairud Polres Paser saat menyelesaikan konflik antar nelayan pada Selasa, 16 Juli 2025.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Paser menyelesaikan perselisihan antara kelompok nelayan Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, dengan nelayan Desa Harapan Baru, Kecamatan Kuaro.

Konflik ini terjadi akibat perbedaan penggunaan alat tangkap ini berujung damai melalui mediasi secara kekeluargaan.

Baca Juga: Diskominfostaper Bahas Perbup Pengelolaan Media Publik Bersama OPD dan Pelaku Mediation

Kasat Polairud Iptu Andi Ferial Junaedy menyampaikan pihaknya menghadirkan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Paser dan aparatur desa setempat.

Dia menyebut, permasalahan bermula dari tumpang tindihnya penggunaan alat tangkap rakang dan renggek oleh kedua kelompok nelayan di lokasi dan waktu yang sama.

"Meskipun sama-sama menargetkan udang, perbedaan sistem kerja alat tangkap ini memicu perdebatan di antara mereka," kata Iptu Andi, Rabu (16/7/2025).

Setelah mediasi di kantor Polairud, dua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan perselisihan ini secara damai dan berjanji tidak akan mengulangi konflik serupa di masa mendatang.

Sebagai tindak lanjut, Iptu Andi mengatakan pemerintah desa masing-masing juga sepakat untuk memberikan edukasi kepada kelompok nelayan mereka mengenai pentingnya komunikasi dan toleransi dalam beraktivitas di laut.

Dinas Perikanan Kabupaten Paser akan menindaklanjuti laporan ini kepada pimpinan daerah dan provinsi. Hal ini bertujuan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mencari solusi regulatif yang dapat mencegah terulangnya konflik serupa di kemudian hari.

Baca Juga: Usul 8 Ruas Jalan Cagar Alam Bisa Dibangun, Pemkab Paser Temui BKSDA Kaltim

Iptu Andi menyebut  ini merupakan bagian dari tugas Binmas Perairan untuk menjaga kondusivitas wilayah pesisir.

"Kami mengutamakan pendekatan preventif dan solutif dalam menyikapi konflik horizontal masyarakat nelayan," jelasnya.

Polisi akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan Paser kembali aman dan kondusif. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#konflik #alat tangkap #polres paser #mediasi #kelompok nelayan