Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

KH Sholehuddin Roesydi Resmi Pimpin PCNU Paser 2025–2030, Siap Bersinergi dengan Pemkab

Muhammad Najib • Minggu, 27 Juli 2025 | 20:18 WIB
Kepengurusan PCNU Paser bersama PBNU, PWNU Kaltim, bupati Paser, dan tamu undangan lainnya, Minggu (27/7). (FOTO NAJIB/KP)
Kepengurusan PCNU Paser bersama PBNU, PWNU Kaltim, bupati Paser, dan tamu undangan lainnya, Minggu (27/7). (FOTO NAJIB/KP)

KALTIMPOST.ID-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Paser telah resmi dilantik untuk masa khidmat 2025-2030. Itu menandai dimulainya Musyawarah Kerja Cabang I.

KH Sholehuddin Roesydi terpilih sebagai ketua PCNU Paser. Untuk Rais Syuriah PCNU Paser diamanatkan kepada KH Maslekhan

Acara penting itu dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Said Asrori dari Jakarta.

Selain itu, Ketua PBNU Koordinator Wilayah Kalimantan Kiai Miftah Faqih, Ketua PWNU Kaltim Fauzi A Bahtar, serta Sekretaris PWNU Kaltim Abu Bakar Madani. Bupati Paser dr Fahmi Fadli turut hadir dan memberikan sambutan.

Ahmad Said Asrori mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dan berorganisasi dengan niat yang tulus. Yaitu melayani dan menjaga agama.

Dia menegaskan bahwa tujuan utama NU didirikan adalah untuk menjaga akidah dan keyakinan umat. “Dengan menjaga akidah dan agama, ini akan jadi kemuliaan,” ujarnya.

Ahmad mengingatkan bahwa pengurus PCNU yang baru dilantik tidak boleh berhenti dalam pelayanan agama.

Ia menyoroti kondisi masyarakat yang masih belum sesuai harapan. Mencontohkan banyaknya umat Islam di penjara yang mayoritas mengaku warga NU.

Mengingat 50 persen warga Islam di Indonesia adalah NU. Dia mengajak warga NU untuk terus menegakkan syariat Islam.

Ahmad berharap Paser, yang bupati dan ketua kadernya adalah NU, bisa menjadi mercusuar di Kaltim.

Fahmi menyampaikan keyakinannya bahwa NU sebagai organisasi besar akan bersinergi dengan Pemkab Paser untuk mewujudkan visi “Paser Tuntas” (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera).

Dia menyoroti tantangan berat yang dihadapi negara saat ini, seperti pergeseran nilai-nilai dasar kehidupan akibat masuknya budaya asing, lunturnya nilai adat istiadat, dan mulai diabaikannya ajaran agama, yang dikenal sebagai zaman disrupsi teknologi.

Fahmi menegaskan kecanggihan teknologi seperti handphone dan internet, dengan kemudahan akses informasi serta tontonan yang tidak mendidik tanpa filter minimal, merupakan ancaman berbahaya, terutama bagi generasi muda.

Dia sepakat dengan kiai bahwa teknologi bisa menjadi seperti “berhala” jika tidak diiringi edukasi yang tepat.

Bupati berharap PCNU Paser bisa meningkatkan fungsi dan perannya agar keberadaannya serta manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia mengajak untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman demi memperkokoh persatuan umat dan menjaga lingkungan Paser agar tetap kondusif, aman, damai, dan menyejukkan.

Fahmi berharap PCNU Paser bisa menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah, menciptakan komunikasi yang efektif sebagai masukan untuk kemajuan Paser.

“Selamat kepada yang baru dilantik KH Sholehuddin Roesydi beserta pengurus, selamat bertugas dan semoga amanah,” ucap Fahmi.

Dia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada ketua lama Khoirul Huda, beserta pengurus, atas sumbangsih mereka dalam memajukan PCNU Paser.

Kunci utama menurut Fahmi adalah konsolidasi. Dia menekankan pentingnya membenahi struktur kepengurusan, menyolidkan kepengurusan, dan memastikan setiap anggota memahami tugasnya ke depan.

Mengingat masa jabatan Pemkab Paser dan PCNU Paser hampir beriringan. Itu menjadi peluang baik untuk bergerak bersama.

Ia berharap sinergi dan kolaborasi terjalin, dengan saling menasihati dalam kebaikan, demi penampilan PCNU yang lebih baik lagi. (adv/jib/rd)

Editor : Romdani.
#Nahdlaltul Ulama #Bupati Paser Fahmi Fadli #penajam paser utara #Kabupaten Paser #Kutai Barat