Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Pesan Banggar DPRD Paser usai Setujui Suntikan Modal ke Bankaltimtara Senilai Rp100 Miliar

Muhammad Najib • Jumat, 15 Agustus 2025 | 09:15 WIB

Anggota Banggar DPRD Paser Sukran Amin saat menyampaikan pandangan DPRD terhadap raperda penyertaan modal kepada PT BPD Kaltim-Kaltara, Kamis (14/8/2025).
Anggota Banggar DPRD Paser Sukran Amin saat menyampaikan pandangan DPRD terhadap raperda penyertaan modal kepada PT BPD Kaltim-Kaltara, Kamis (14/8/2025).

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser menyampaikan sejumlah masukan kepada Pemerintah Kabupaten Kabupaten Paser, usai menyetujui raperda penyertaan modal kepada PT BPD Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) Rp100 miliar.

Anggaran Banggar DPRD Paser Sukran Amin berharap, penyertaan modal ini bisa secara optimal memberikan manfaat kepada masyarakat. Baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Baca Juga: Tiga Atlet Korpri Paser Masuk Tim Basket Korpri Kaltim, Siap Tampil di Pornas Palembang

"Dari sisi ekonomi berupa deviden sebagai salah satu sumber PAD/laba Perusahaan bagi BUMD, sementara dari sisi sosial penyertaan modal diarahkan untuk memperkuat pemerintah dan BUMD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Sukran, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: CEO Kideco Mengajar Sambangi Pelajar MAN Insan Cendekia Paser, Paparkan Pengelolaan Lingkungan hingga Tata Kelola yang Transparan

DPRD berharap penyertaan modal ini juga diharapkan mampu memberikan multiplayer effect bagi perekonomian di Kabupaten Paser. Salah satunya yang diprioritaskan kepala daerah adalah melalui program pemberian kredit bunga 0 persen kepada masyarakat pengusaha di Kabupaten Paser.

Jika program ini berjalan, maka semakin tumbuh dan berkembangnya pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas barang maupun jasa. "Tentunya bisa membuka lapangan pekerja baru," kata Sukran. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#DPRD Paser #Bankaltimtara #penyertaan modal #PAD (Pendapatan Asli Daerah) #ekonomi lokal #umkm #Bunga nol persen