KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Sejumlah proyek drainase, baik itu di perkotaan atau kecamatan di Kabupaten Paser yang dikerjakan oleh kontraktor dari dinas terkait, sering kali membuat gangguan terhadap pipa distribusi air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo.
Direktur Perumdam Kandilo Suryanto Agustono menyampaikan sebelum proyek ini dimulai, Perumdam dan dinas terkait telah membahasnya agar ada koordinasi. Namun yang terjadi di lapangan sering tidak ada koordinasi dari pihak ketiga atau kontraktor.
"Akhirnya ada beberapa titik kerusakan pipa, kalau mereka cepat koordinasi kita langsung tangani, kalau lambat dampaknya gangguan distribusi ke masyarakat," kata Agustono, Selasa (2/9/2025).
Agustono juga menyebut ada beberapa tunggakan pembayaran dari kontraktor untuk pergantian jaringan yang rusak. Saat penanganan agar cepat, sementara Perumdam Kandilo yang menalangi, namun tagihannya tetap disalurkan ke kontraktor.
"Banyak bon atau utang kontraktor yang belum dibayar," kata Agustono. (*)
Editor : Duito Susanto