Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tingkatkan Minat Baca, PMII Ajak Diskarpus Paser Berkolaborasi

Muhammad Najib • Jumat, 19 September 2025 | 13:24 WIB
Ketua PMII Paser Yarahman bersama Kepala Diskarpus Paser Yusuf Sumako, Kamis (18/9/2025).
Ketua PMII Paser Yarahman bersama Kepala Diskarpus Paser Yusuf Sumako, Kamis (18/9/2025).

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Paser mengunjungi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), Kamis (18/9).

Kunjungan ini bertujuan untuk menawarkan kerja sama dalam upaya menumbuhkan budaya literasi dan minat baca di masyarakat.

Ketua PC PMII Paser Yarahman menyampaikan kesadaran membaca masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Oleh karena itu, pihaknya mengajukan sejumlah program kepada Diskarpus, di antaranya talkshow, agenda rutin membaca setiap 1-2 minggu di perpustakaan, hingga kewajiban bagi seluruh anggota PMII untuk memiliki kartu perpustakaan.

"Kami berharap PMII dapat membuat sejumlah program di perpustakaan dan ikut berkontribusi dalam menumbuhkan minat baca di Paser," kata Yarahman.

Kepala Diskarpus Paser Yusuf Sumako menyambut baik inisiatif yang ditawarkan oleh PMII. Ia menegaskan kesiapan dinasnya untuk mendukung program tersebut, baik dari sisi fasilitas maupun kontribusi lainnya.

"Bagi kami, ini program yang baik. Jika dibutuhkan, kami siap membantu dari sisi fasilitas maupun bentuk kontribusi lainnya," ujar Yusuf.

Yusuf juga memaparkan bahwa posisi Kabupaten Paser saat ini berada di peringkat ketiga indeks literasi tingkat Kaltim berdasarkan survei 2023 dan 2025. Namun, ia mengakui bahwa posisi tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan secara nasional.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Diskarpus Paser telah mengimplementasikan berbagai program literasi. Salah satunya adalah Pojok Baca Digital (POCADI) yang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk RSUD Panglima Sebaya, perguruan tinggi, dan perangkat daerah di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Selain itu, program duta baca juga tengah dipersiapkan.

"Minat baca di Paser sudah cukup baik, berada di urutan ketiga di Kaltim. Hanya saja, secara nasional masih rendah. Perkembangan ini tidak lepas dari program pojok baca yang memudahkan masyarakat mengakses literatur secara digital. Selain itu, program duta baca juga sedang kami persiapkan," lanjut Yusuf.

Menanggapi program yang sudah berjalan, Yarahman memberikan apresiasi dan menyatakan dukungannya penuh. Ia berharap kolaborasi antara PMII dan Diskarpus dapat terjalin lebih erat di masa depan demi meningkatkan minat baca dan literasi di Paser. (*)

Editor : Duito Susanto