TANAH GROGOT - Sudah dua kali pipa induk air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Paser terkena Eskavator, akibat sejumlah kegiatan perusahaan.
Dampak paling parah adalah di Desa Damit Kecamatan Paser Belengkong, eskavator milik PTPN IV merusak sejumlah titik pipa saat program replanting kelapa sawit.
Direktur Perumdam Kandilo Suryanto Agustono mengakui karena pipa lama, banyak yang sudah hilang patok tandanya karena usia pipa yang lama. Sehingga alat berat tidak lagi memperhatikan saat mengeruk tanah.
"Kami akan segera memasang patok di titik yang rawan proyek pengerukan," kata Agustono, Selasa (14/10/2025).
Perumdam sudah meminta pertanggungjawaban kepada pihak PTPN atas kerusakan pipa ini. Namun belum diketahui apa yang bakal diganti. "Jika dihitung pasti banyak, namun syukurnya selama ini mereka koperatif," lanjutnya.
Agustono menyebut seluruh divisi di Perumdam Kandilo telah bergerak membantu penyelesaian kerusakan pipa induk ini. Dia berharap masyarakat bisa bersabar menghadapi kondisi ini. "Karena banyak juga pegawai Perumdam yang distribusi air bersihnya terdampak," kata Agustono. (*)
Editor : Sukri Sikki