Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

APBD Paser 2026 Terancam Defisit Besar, Banggar DPRD Mulai Hitung Ulang Anggaran

Muhammad Najib • Selasa, 25 November 2025 | 08:43 WIB

Banggar DPRD Paser menggelar rapat rasionalisasi Raperda APBD 2026, Senin (24/11/2025).
Banggar DPRD Paser menggelar rapat rasionalisasi Raperda APBD 2026, Senin (24/11/2025).

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser bersiap menata ulang rencana belanja tahun depan. Sejumlah agenda dan program disebut berpotensi berubah arah.

Di tengah dinamika tersebut, DPRD Paser membuka pembahasan khusus untuk menelusuri ulang struktur keuangan daerah. Pembaca pun diharapkan mencermati setiap perkembangan, sebab rapat yang berlangsung dua hari ini menjadi penentu ruang fiskal 2026.

Baca Juga: Kolaborasi Brida Kaltim–STIKSAM Hasilkan Suplemen Antistunting Berbahan Ikan Lokal

Pada Senin (24/11/2025), Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat rasionalisasi Raperda APBD 2026.

Langkah ini ditempuh setelah adanya pemangkasan signifikan pada Transfer ke Daerah (TKD).

Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi menjelaskan, pengurangan TKD membuat pendapatan daerah menyusut drastis. Konsekuensinya, penyesuaian anggaran tidak dapat dihindari.

“Ada beberapa kegiatan yang harus kita sesuaikan terkait pemangkasan TKD, kurang lebih sekitar Rp500 miliar,” ujarnya.

Banggar kemudian menjadwalkan komunikasi intensif dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai 24–25 November. Prioritasnya: menimbang ulang program yang paling banyak menyerap anggaran.

“Hari ini kami sudah mulai berkomunikasi dengan beberapa OPD yang memiliki beban kerja cukup besar untuk dilakukan penyesuaian,” kata Hendra.

Beberapa dinas disebut memiliki alokasi anggaran cukup besar pada 2026. Selain Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), dua dinas lain yang turut mendapat sorotan ialah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).

Menurut Hendra, Disdikbud memiliki porsi anggaran besar karena mandatory spending 20 persen. Sementara Disporapar mendapat tambahan pembiayaan lantaran persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026.

Baca Juga: 6 Ide Surat Hari Guru Nasional 2025: Cara Menyampaikan Terima Kasih yang Menyentuh Hati dan Mudah Dibuat

DPRD Paser menegaskan bahwa pemangkasan akan diarahkan secara selektif. Program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dipastikan tidak menjadi korban efisiensi.

Rapat tersebut dihadiri hampir seluruh anggota Banggar DPRD Paser. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Banggar #DPRD Paser #apbd #rasionalisasi anggaran #2026 #defisit