KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Paser yang berada di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), selama 2025 menggelar enam kegiatan pelatihan kompetensi untuk masyarakat.
Kepala UPTD BLK Paser Decy Mutia Suhartini mengatakan, tiap pelatihan diisi 16 peserta, sehingga total ada 96 yang mengikuti pelatihan.
Rata-rata pelatihan dilaksanakan selama tiga hari. Ada empat pelatihan yang dianggarkan APBD Pemkab Paser dan dua pelatihan bersumber dana dari APBN.
"Khusus APBN sangat terasa anggarannya berkurang, tahun sebelumnya 2024 ada enam pelatihan," kata Decy, Rabu (26/11/2025).
Dari total enam pelatihan, tata boga dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang digelar dua kali pelatihan. Sisanya pelatihan otomotif dan kelistrikan.
Decy menyebut untuk 2026, ia belum menerima kepastian anggaran dari APBD dan APBN apa saja anggaran yang diberikan.
Jika dapat alokasi anggaran, ada beberapa pelatihan kompetensi baru yang akan dicoba, seperti barista, pangkas rambut, dan marketing digital.
"Pelatihan ini lah yang mulai banyak diminati dan pasarnya besar," katanya. (*)
Editor : Duito Susanto