KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT-Pemerintah Kabupaten Paser tengah melakukan refokus dan evaluasi terhadap roadmap ekonomi kreatif (ekraf) daerah. Penyesuaian kebijakan itu bertujuan mengarahkan seluruh potensi ekraf Paser agar secara maksimal mendukung pengembangan daerah menjadi pusat sport tourism.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser Romif Erwinadi mengatakan, sport tourism telah ditetapkan sebagai sasaran utama. Langkah itu penting mencegah pemecahan anggaran dan memastikan sumber daya didayagunakan secara terpadu.
"Paser didorong bisa menjadi sport tourism, jadi segala sesuatu didayagunakan untuk mendukung, karena bila tidak difokuskan anggaran akan terpecah," kata Romif Erwinadi, Rabu (10/12).
Untuk memastikan konsep ekraf berjalan sesuai rencana dan mendukung sport tourism, Pemkab Paser menggandeng akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul). Keterlibatan itu diharapkan dapat mengawal proses ekraf dan mengaktifkan kembali peran komite ekraf Paser yang sebelumnya sempat tidak aktif.
Romif Erwinadi menyoroti Paser memiliki potensi besar, terutama dengan perannya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Event besar itu menjadi momentum krusial yang harus dimanfaatkan untuk memposisikan Paser sebagai daerah penting melalui sport tourism.
Roadmap Ekraf Paser 2026 akan melalui tahap penyesuaian dan inovasi seiring berakhirnya rencana induk ekraf nasional tahun ini.
Point krusialnya adalah perlunya pengukuran dampak ekonomi yang dihasilkan ekraf. Pengukuran itu penting, khususnya dalam konteks ekonomi daerah pascatambang, untuk menciptakan pertumbuhan yang hijau dan berkelanjutan, berdaya saing, dan Inklusif (adil) bagi semua pihak.
Dengan penyegaran roadmap dan pengaktifan Komite Ekraf yang dibantu akademisi, Paser optimistis dapat mengintegrasikan kegiatan olahraga dengan potensi ekonomi kreatif daerahnya. (*)
Editor : Dwi Restu A