KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser kembali menerima hibah dari Pemerintah Jepang. Bantuan tersebut ditujukan untuk pembangunan Unit Gawat Darurat (UGD) serta pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Longikis.
Kepastian hibah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Konsulat Jepang di Surabaya, Rabu (17/12/2025) pagi.
Penandatanganan tersebut dihadiri Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari, Konsul Jepang di Surabaya Takonai Susumu, serta Ketua Lembaga Jalin Nusa Suud Bawazier.
Baca Juga: BI Ungkap Penyebab Ekonomi Kaltim 2025 Melambat, Ekspor Batu Bara Jadi Sorotan
Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Jepang dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Paser.
Ia menjelaskan, hibah ini menjadi yang kedua kalinya diterima oleh Pemkab Paser. Sebelumnya, bantuan serupa diberikan untuk Puskesmas Longkali pada 2021.
“Ini merupakan kali kedua Kabupaten Paser menerima hibah dari Pemerintah Jepang. Pertama untuk Puskesmas Longkali, dan sekarang diperuntukkan bagi Puskesmas Longikis,” ujar Ikhwan.
Baca Juga: 37 Relawan Kaltim Diberangkatkan Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang
Menurutnya, pembangunan UGD ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Longikis dan sekitarnya.
Ikhwan juga berharap kerja sama antara Pemkab Paser dan Pemerintah Jepang dapat terus berlanjut, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga merambah sektor strategis lain seperti pendidikan dan ekonomi.
Program hibah tersebut kembali terlaksana berkat fasilitasi Lembaga Jalin Nusa. Lembaga ini sebelumnya juga berperan penting dalam menyukseskan program hibah pembangunan Puskesmas Longkali.
Sementara itu, Konsul Jepang di Surabaya Takonai Susumu menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Grassroots Pemerintah Jepang.
Program tersebut difokuskan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tingkat akar rumput melalui pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Pada 2025, bantuan diarahkan untuk pembangunan fisik UGD, pengadaan perlengkapan medis, serta fasilitas pendukung lainnya di Puskesmas Long Ikis.
Baca Juga: Sidang Suap Izin Tambang Kaltim: Proses Kilat Usai Disebut Titipan Putri Gubernur
Pemerintah Jepang juga berencana mengunjungi Kabupaten Paser untuk meresmikan langsung proyek tersebut setelah proses pembangunan selesai. (*)
Editor : Ery Supriyadi