TANAH GROGOT – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Paser, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan penghargaan Anugerah Lingkungan Hidup Tahun 2025 kepada sejumlah pihak yang dinilai konsisten dalam menjaga kelestarian alam.
Penghargaan tersebut diberikan kepada empat desa, tiga sekolah, lima perusahaan, serta sepuluh Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Tanah Grogot.
Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari, menyerahkan langsung penghargaan tersebut dalam rangkaian penutupan kegiatan akhir tahun yang mencakup Lomba Kebersihan RT, Program Adiwiyata, serta Program Kampung Iklim (Proklim).
"Di penghujung tahun ini kita menutup dengan kegiatan positif. Kami memberikan apresiasi atas kontribusi nyata, baik besar maupun kecil, dalam menjaga lingkungan dan keberlangsungan alam di Kabupaten Paser," kata Ikhwan, Kamis (25/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan implementasi nyata dari visi Paser TUNTAS. Nilai Tangguh direpresentasikan oleh Desa Klempang Sari, Sempulang, Laburan, dan Suliliran Baru yang berhasil meraih penghargaan Proklim tingkat nasional atas ketahanan terhadap perubahan iklim.
Sementara itu, nilai Unggul diraih melalui prestasi di bidang pendidikan. SMP 2 Batu Sopang berhasil meraih Adiwiyata Mandiri, sedangkan SMP 1 Kuaro dan SMP 4 Kuaro meraih Adiwiyata Nasional. Capaian ini dianggap sebagai keberhasilan daerah dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.
"Nilai Transformatif juga tengah kita dorong melalui transformasi pengelolaan sampah secara masif di tingkat RT. Sedangkan nilai Adil dan Sejahtera diwujudkan dengan menciptakan lingkungan bersih secara merata agar kesehatan dan kesejahteraan dapat dirasakan seluruh masyarakat," lanjutnya.
Ikhwan menegaskan bahwa urusan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ia berharap apresiasi ini menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga keasrian wilayahnya.
"Lingkungan yang bersih dan asri tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga mendukung posisi Paser sebagai daerah Sport Tourism yang memiliki daya tarik bagi wisatawan luar," katanya. (*)
Editor : Sukri Sikki