Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Angkat Sejarah Lokal, Film "Manuskrip Sejarah Paser" Resmi Tayang Perdana di Tanah Grogot

Muhammad Najib • Jumat, 26 Desember 2025 | 17:49 WIB

Sutradara Warna Film Apriyal Fakih bersama Ketua TP PKK Paser Sinta Rosma Yenti usai launching filmnya pada Rabu (24/12/2025).
Sutradara Warna Film Apriyal Fakih bersama Ketua TP PKK Paser Sinta Rosma Yenti usai launching filmnya pada Rabu (24/12/2025).

TANAH GROGOT – Sebuah film panjang karya Warna Film yang mengangkat kekayaan sejarah Kabupaten Paser resmi diluncurkan berjudul Manuskrip Sejarah Paser. Film berdurasi 70 menit ini memulai penayangan perdananya di Pendopo Bupati Paser pada Rabu 24 Desember 2025, setelah melalui proses produksi selama satu tahun.

Sutradara Warna Film, Apriyal Fakih menjelaskan bahwa film ini mengisahkan perjuangan Dina (24), seorang peneliti muda yang berusaha memvalidasi riset sejarah lokalnya.

Agar hasil penelitiannya diakui oleh para pakar dan tokoh sejarah di Tanah Grogot, Dina diuji untuk menemukan 30 lembar manuskrip asli sejarah Paser berusia 200 tahun yang telah lama dinyatakan hilang.

"Dina harus mengumpulkan potongan manuskrip yang terpencar di beberapa tempat agar risetnya bisa diterima oleh semua versi sejarah Paser," ujar Apriyal Fakih, Jum'at (26/12/2025).

Baca Juga: Berkelakuan Baik, 16 Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Terima Remisi Khusus Natal 2025

Namun, misi Dina tidak berjalan mulus. Ia harus berhadapan dengan Mr. Wisnu (42), seorang mantan pejabat yang memiliki ambisi untuk memusnahkan manuskrip tersebut. Dalam aksinya, Mr. Wisnu didukung oleh pasukan bayaran serta ahli rekayasa digital.

Untuk melawan kekuatan tersebut, Dina membentuk tim solid yang terdiri dari dua rekan risetnya, Raka (24) dan Zahra (23). Mereka juga dibantu oleh Amat (35), seorang ahli desain grafis yang mahir dalam bidang komputer dan rekayasa perangkat keras (hardware).

Perjalanan heroik para pemuda dalam menjaga warisan leluhur ini diharapkan menjadi pemantik semangat literasi sejarah bagi masyarakat Paser. Setelah tayang di Pendopo Bupati, film ini dijadwalkan akan diputar kembali melalui promosi dan program Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, agar dapat dinikmati khalayak yang lebih luas. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#sejarah paser #Kabupaten Paser #manuskrip #Sinta Rosma Yenti