Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Padahal Pemerintah Sudah Bangunkan Sirkuti tapi Balap Liar di Paser Semakin Meresahkan

Muhammad Najib • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:37 WIB
MERESAHKAN: Suasana balap liar di Jalan Kusuma Bangsa Km 5 Kecamatan Tanah Grogot melalui live Tik-Tok belum lama ini.
MERESAHKAN: Suasana balap liar di Jalan Kusuma Bangsa Km 5 Kecamatan Tanah Grogot melalui live Tik-Tok belum lama ini.

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT-Meski pemerintah telah menyediakan sirkuit balap resmi, aksi balap liar di Tanah Grogot dan sekitarnya masih terus terjadi. Kondisi itu memicu keresahan warga yang kerap membagikan keluhan tersebut melalui media sosial.

Kasat Lantas Polres Paser AKP Weny Wahyuningsih menegaskan, personel Satlantas melakukan pengawasan intensif setiap malam di titik-titik rawan hingga melewati pukul 00.00 Wita. Namun, para pelaku balap liar kerap "kucing-kucingan" dengan petugas.

"Kami setiap akhir pekan selalu patroli dan imbauan di titik berkumpul anak muda yang sering digunakan balap liar," ungkapnya, Rabu (14/1).

Pola pelaku beragam. Ada yang menunggu petugas selesai berjaga sebelum memulai aksi. Namun, ada juga sebaliknya.

Kanit Regident Polres Paser Ipda Anwarul Naim mengungkapkan, para pelaku sering sengaja memancing petugas untuk mengejar mereka, yang justru meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya. "Itu juga yang kami bingung, mereka seperti menantang untuk dikejar saat kami berupaya memberi imbauan," timpalnya.

Sejumlah intelijen telah diturunkan untuk memantau aktivitas balap liar. Di saat informasi masuk,
petugas Satlantas langsung bergerak, berupaya menghentikan di lokasi. Meski akhirnya para pelaku balap liar kabur sebelum diberikan imbauan atau sosialisasi.

Upaya lain polisi mengurangi aktivitas balap liar adalah dengan menerapkan ETLE atau tilang elektronik. Motor yang menggunakan knalpot brong dan terdeteksi kamera ETLE, nomor polisinya langsung dicatat untuk dikirim surat tilang. Pasalnya, motor seperti itu kerap digunakan balap liar. (*)

Editor : Dwi Restu A
#paser #balap liar #meresahkan