KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro, Paser, sukses menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional. Desa ini dinobatkan sebagai juara 1 Lomba Desa dan Kelurahan Nasional Regional 3 Tahun 2025, mengungguli desa-desa terbaik lainnya di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi desa yang baru berdiri sejak 2004 tersebut. Transformasi Padang Jaya dari pemukiman hasil pemekaran menjadi sentra pertumbuhan ekonomi mandiri menjadi kunci utama keberhasilan mereka meraih nilai tertinggi dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Paser, Chandra Irwanadhi, mengungkapkan stabilitas finansial desa didorong oleh tata kelola lembaga ekonomi yang sangat profesional.
Dua pilar utama yang menjadi motor penggerak ekonomi desa adalah Koperasi Pengelola Unit Desa (KPUD) yang berhasil meraih sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
"Sertifikasi ini membuktikan bahwa pengelolaan sawit di Padang Jaya telah memenuhi standar keberlanjutan global, menjaga keseimbangan antara profit dan kelestarian lingkungan," ujar Chandra, Rabu (14/1/2026).
Selain itu ada BUMDes Amanah Padang Jaya yang didirikan 2019 konsisten menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADES) dan menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal, memastikan perputaran modal tetap berada di dalam desa.
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian tim penilai nasional adalah konsep Kawasan Pertanian Terpadu. Desa Padang Jaya berhasil mengintegrasikan berbagai sektor dalam satu ekosistem produktif, yang meliputi ketahanan pangan: Lahan persawahan seluas 2 hektare. Ikon buah desa dengan perkebunan kelengkeng bernilai jual tinggi.
Kemudian modernisasi ternak ayam pedaging dengan sistem modern untuk suplai pasar lokal. Lalu diversifikasi pangan lewat budidaya ikan air tawar yang memanfaatkan sumber daya air secara optimal.
"Inovasi ini bukan sekadar upaya ketahanan pangan, melainkan strategi jitu pemerintah desa dalam meningkatkan PADES secara berkelanjutan," tegas Chandra.
Keberhasilan Desa Padang Jaya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Paser maupun Kalimantan Timur untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor : Ismet Rifani