Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Minim Tenaga Ahli, Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Paser Terhambat

Muhammad Najib • Kamis, 15 Januari 2026 | 18:29 WIB

Momen tinjauan program MBG di Kabupaten Paser oleh Pemprov Kaltim. (NAJIB/KP)
Momen tinjauan program MBG di Kabupaten Paser oleh Pemprov Kaltim. (NAJIB/KP)


KALTIMPOST.ID - TANAH GROGOT – Rencana ekspansi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah pelosok di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menemui kendala serius. Kurangnya ketersediaan tenaga ahli gizi dan akuntan profesional menjadi faktor utama yang menghambat pembangunan puluhan dapur umum di tingkat kecamatan dan desa.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Paser, Arthi Nithiyasari, mengungkapkan bahwa keberadaan kedua profesi tersebut merupakan syarat mutlak yang ditetapkan dalam standar nasional. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memiliki pengawasan gizi yang ketat serta akuntabilitas keuangan yang transparan.

"Keberadaan ahli gizi dan akuntan di setiap SPPG bersifat wajib dan tidak dapat ditawar. Standar tinggi ini ditetapkan untuk memastikan kualitas nutrisi dan ketepatan regulasi anggaran pusat," ujar Arthi di Tanah Grogot, Kamis (15/1).

Baca Juga: Polisi Bekuk Residivis Pengedar Sabu di Kuaro, 3 Gram Narkotika Disita  

Berdasarkan rencana strategis, Kabupaten Paser membutuhkan sedikitnya 90 orang ahli gizi dan 90 orang akuntan. Jumlah ini disesuaikan dengan target pembangunan 90 titik SPPG yang akan tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Kelangkaan tenaga ahli ini pun mulai berdampak pada keraguan para investor yang berencana mengelola fasilitas dapur tersebut.

Untuk mengatasi kebuntuan tersebut, pengelola program kini membuka rekrutmen secara luas. Peluang kerja tidak hanya dikhususkan bagi warga lokal, tetapi juga pelamar dari luar daerah Paser. Meski pendaftaran telah dibuka, jumlah pelamar hingga saat ini dilaporkan masih belum memenuhi kuota yang dibutuhkan.

Baca Juga: Bawa Kabur Motor Mahasiswa, Pelaku Penggelapan Diringkus Jatanras Polres Paser

Pemerintah Kabupaten Paser bersama BGN terus melakukan koordinasi intensif guna mencari solusi cepat atas krisis SDM ini. Percepatan rekrutmen dinilai krusial agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini dapat segera dirasakan oleh pelajar di daerah terpencil.

Selain untuk memenuhi asupan nutrisi pelajar, keberhasilan program MBG di Paser diproyeksikan menjadi pilar utama pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #SPPG