Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tragis, Seorang Pria Hilang Diterkam Buaya Saat Menjala Udang di Batu Engau, Begini Kronologinya

Muhammad Najib • Senin, 19 Januari 2026 | 12:33 WIB
Ilustrasi serangan buaya. (AI)
Ilustrasi serangan buaya. (AI)

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Peristiwa buaya terkam manusia kembali terjadi di Kabupaten Paser. Peristiwa memilukan itu terjadi di perairan Sungai Sangkuranai, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.

Seorang warga bernama MH (36) dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat sedang menjala udang pada Minggu (18/1) siang sekitar pukul 14.30 Wita.

Berdasarkan informasi dari Polsek Batu Engau, kejadian bermula saat korban bersama seorang rekannya, Triono (44), sedang mencari udang di pinggir Sungai Sangkuranai, tepatnya di area Blok C47/48 PT Pradiksi Gunatama Tbk.

Saat itu, korban bertugas melemparkan jala, sementara saksi (Triono) membantu mengumpulkan hasil tangkapan. Namun, suasana tenang seketika berubah mencekam saat saksi mendengar teriakan histeris dari arah korban.

"Saksi melihat korban sudah diterkam buaya dan langsung diseret ke dalam aliran sungai," kata Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Purwanto, Senin (19/1/2026).

Melihat kejadian tersebut, saksi segera berlari mencari pertolongan dan melaporkan insiden tersebut kepada warga serta Polsek Batu Engau. Mendapat laporan tersebut, personel piket SPKT Polsek Batu Engau langsung dikerahkan ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan tindakan awal.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban. Pihak kepolisian juga mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sepanjang pinggiran Sungai Sangkuranai, mengingat keberadaan predator di wilayah tersebut.

Tim Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser Marwan mengatakan, update terbaru pada Senin pagi, sudah ditemukan beberapa potongan tubuh korban, di antaranya badan dan tangan.

"Selanjutnya tim gabungan terus mencari potongan tubuh lainnya," kata Marwan. (*)

Editor : Dwi Restu A
#paser #terkam #buaya