TANAH GROGOT - Komisi II DPRD Paser menggelar rapat dengan mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Paser. Rapat ini bertujuan mengetahui apa saja isu strategis dan program kerja dinas terkait yang jadi mitra Komisi II DPRD Paser selama 2026 ini.
OPD yang hadir adalah Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perikanan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Paser Basri Mansyur menyampaikan, OPD harus menjelaskan berapa anggaran yang dimasukkan dalam rencana strategis (Renstra) daerah.
"Kita perlu mendengarkan capaian target ini, apakah tercapai atau tidak yang berjalan 2025 lalu," kata Basri, Rabu (18/2/2026). DPRD ingin mendengar perencanaan yang baik apakah menghasilkan kinerja dan program yang baik. Jika tidak, maka DPRD akan mengevaluasi anggaran yang telah diberikan kepada OPD selama ini.
Baca Juga: Berburu Takjil di Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot, Sebanyak 98 Pedagang Bakal Buka Lapak
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Paser Romif Erwinadi menyampaikan, anggaran selama ini dari transfer keuangan daerah, ada 6 yang harus dipenuhi. Berbicara persentase uang, 30 persen untuk kepegawaian, 20 persen pendidikan, 10 persen kesehatan, dan 40 persen infrastruktur.
"Jadi tidak bisa kita semua biayai, semua kepala dinas berkeluh kesah terkait pengurangan anggaran itu memang hal yang wajar," kata Romif.
Namun dia mengakui, ini jadi tantangan OPD sebagai eksekutor program pemerintah terutama visi misi kepala daerah. Tiap OPD harus fokus menyelesaikan tugas yang menjadi arahan visi misi kepala daerah. "Pak bupati selalu menekankan terkait potensi yang daerah miliki, ini lah semangat yang diinginkan beliau kepada tiap OPD," kata Romif. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki