KALTIMPOST.ID, TANA GROGOT–Sebanyak 21 nama pejabat eselon III Pemkab Paser, telah dibagi tiga untuk mengisi seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong, yaitu Asisten Administrasi Umum, kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Mereka telah mengikuti tahap pertama yaitu seleksi kompetensi teknis pada Jumat (20/2). Setelah diketahui potensi kompetensinya, mereka dibagi ke tiga posisi untuk bersaing jadi yang terbaik. Selanjutnya ada tahapan presentasi dan wawancara mulai Senin esok sampai Rabu.
Untuk jabatan Asisten Administrasi Umum, akan diikuti Ruslya Aswina, Muhammad Arully, Eko Arisyandi, Pamardi Bayuaji, Suhandoyo, Kasrani, dan Muhammad Yatiman.
Sementara jabatan kepala Dinas Ketahanan Pangan, diikuti Budy Hartika Eka Putra, Siti Nurjanah, Rubiyani, Teguh Haryanto, Ariza Galih Rakasiwi, M Arfah, dan Finandar Astaman.
Sedangkan jabatan kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, diikuti Faizal, Joko Sulistyo, Muhamad Syaukani, Aji Mohd Tommy, Mulyadi Rahman, dan Firman Zulfikar Haqqi.
Sejak Senin sampai Rabu, secara berurutan masing-masing 7 pejabat akan mengikuti tahapan presentasi dan wawancara oleh para penguji dari Komite Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Paser.
Mereka ada berlima, di antaranya sekretaris daerah, kepala atau plt BKPSDM, plt Asisten Administrasi Umum, kepala Bappedalitbang, dan Inspektur Inspektorat.
Ada tiga nama yang tidak melanjutkan ke tahapan kedua, mereka berhalangan hadir karena cuti dan sakit. Sehingga hanya 21 nama yang melanjutkan seleksi.
Ketua Komisi Talenta ASN Paser sekaligus Sekretaris Daerah Katsul Wijaya mengatakan, nantinya masing-masing tujuh nama akan mengerucut tiga besar, kemudian dipilih bupati salah satunya.
"Setelah tiga nama kita sampaikan ke bupati, selanjutnya kita sampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk dipastikan sesuai persyaratan Manajemen Talenta yaitu masuk kotak 7, 8, dan 9," kata Katsul.
Pemkab Paser membuat terobosan dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II. Melalui Komisi Talenta ASN, digelar seleksi kompetensi teknis bagi 24 pejabat eselon III pilihan untuk mengisi tiga posisi strategis yang tengah lowong.
Berbeda dengan mekanisme lelang jabatan (open bidding) konvensional, proses kali ini sepenuhnya menggunakan sistem Manajemen Talenta (MT) sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tidak ada sistem mendaftar, 24 nama telah ditunjuk berdasarkan nilai kinerjanya di aplikasi Manajemen Talenta. (*)
Editor : Dwi Restu A