KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Pemerintah Kabupaten Paser memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik tetap berlanjut selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Namun, terdapat penyesuaian pada format penyajian, yakni menggunakan menu makanan kering yang dikemas untuk dibawa pulang.
Penyaluran MBG mulai dilaksanakan Senin (23/2), bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur awal Ramadan.
Sekretaris Satgas MBG Paser Budy Hartika Eka Putramengungkapkan, keputusan itu merujuk pada arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Dari informasi pihak BGN, MBG saat Ramadan tetap jalan. Kalau menunya nanti pakai makanan kering," ujarnya.
Selain perubahan menu, Satgas MBG Paser kini memperketat pengawasan keamanan pangan. Langkah itu diambil sebagai bentuk evaluasi atas insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beberapa waktu lalu.
Budy menjelaskan, mekanisme pemeriksaan dilakukan secara berlapis sebelum makanan sampai ke tangan siswa.
"Langkah yang dibangun dari Satgas itu makanan sebelum dibagi ke siswa lebih dulu dicek oleh guru di setiap sekolah. Dari bidang keamanan pangan juga rutin datang melihat bahan makanan," tegasnya.
Upaya ini diharapkan dapat menjamin hak nutrisi siswa selama bulan puasa tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kelayakan konsumsi. (*)
Editor : Dwi Restu A