KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari melantik Kepala Desa (Kades) Atang Pait dan sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pengganti antar-waktu (PAW) di Tanah Grogot, Kamis (26/2/2026).
Dalam arahannya, Ikhwan menekankan pentingnya sinergi dan validitas data kependudukan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Ikhwan mengingatkan agar kades dan BPD memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Ia menegaskan bahwa BPD bukanlah sekadar pelengkap administratif atau "stempel" pemerintah desa, melainkan lembaga pengawas kinerja pemerintah untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Poin utama yang ditekankan wabup adalah peran perangkat desa dalam pendataan masyarakat miskin sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurutnya, akurasi data adalah akar permasalahan di berbagai sektor selama ini.
"Mari kita ubah mindset masyarakat yang ingin dikategorikan miskin hanya demi mendapatkan bantuan seperti BLT atau PKH. Kita ingin semua tepat sasaran," kata Ikhwan.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan intervensi pemerintah dapat dilihat dari perubahan data tersebut.
"Jika data kemiskinan tetap (statis), maka kinerja Kades dipertanyakan. Padahal pemerintah sudah memberikan bantuan mulai dari infrastruktur hingga perbaikan jalan," tegasnya.
Selain masalah sosial, Ikhwan mengajak pemerintah desa untuk aktif menggali potensi ekonomi lokal di luar sektor pertambangan. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian mengenai swasembada pangan dan program unggulan daerah "Paser Berbuah".
Wabup berharap setiap desa mampu menciptakan lapangan kerja baru guna menekan angka pengangguran. Dengan data yang akurat dan optimalisasi potensi desa, ia optimistis 11 program prioritas Paser Tuntas dapat menjadi solusi konkret bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Paser. (*)
Editor : Duito Susanto