KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Sebanyak 355 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Paser, mulai vaksinasi meningitis dan poliomelitis di Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Paser, Rabu (1/4). Vaksinasi itu merupakan syarat wajib guna memastikan kesehatan jemaah sebelum diberangkatkan ke tanah suci.
Kepala Kantor PHU Paser Abdurrahman menjelaskan, pemberian vaksin yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Diskes) itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga 2 April 2026. Fokus utama saat ini adalah jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama.
Baca Juga: KPK Sita Uang Ratusan Juta di Rumah Ono Surono, Terungkap Aliran Dana Suap Proyek Bekasi
"Jemaah kloter pertama dijadwalkan masuk Embarkasi Balikpapan pada 29 April mendatang. Untuk teknis keberangkatannya sendiri akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pemda pada 13 April nanti," imbuhnya.
Abdurrahman menekankan kesiapan fisik dan pencegahan penyakit menular melalui vaksinasi menjadi faktor kunci kelancaran ibadah haji bagi para jemaah.
Menanggapi isu memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, pihak PHU memastikan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi jadwal keberangkatan. Pemerintah telah melakukan koordinasi dan memastikan persiapan baik di dalam maupun luar negeri sudah mencapai 100 persen.
Baca Juga: Gempa Bitung M7,6 Picu Tsunami di Sulut–Malut, Ini Daftar Wilayah Terdampak dan Tinggi Gelombangnya
"Pemerintah sudah mengecek situasi di Arab Saudi, dan dipastikan haji tahun ini tetap dilaksanakan. Kemungkinan hanya akan ada penyesuaian rute penerbangan untuk mencari jalur yang lebih aman demi keselamatan jemaah," pungkasnya.
Tahun ini, Kabupaten Paser tercatat memiliki kuota haji sebanyak 604 orang. Namun, total jemaah yang telah melakukan pelunasan adalah sebanyak 547 orang. Seluruh jemaah tersebut akan terbagi ke dalam tiga gelombang keberangkatan. Gelombang I ada 355 orang, gelombang II 34 orang, dan gelombang III sebabyak 157 orang. (*)
Editor : Dwi Restu A