Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kadis Ketahanan Pangan Baru Dilantik, Ini PR Berat dari Bupati Paser

Muhammad Najib • Senin, 6 April 2026 | 13:12 WIB

  

SAH: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paser M Arfah saat dilantik Bupati Paser Fahmi Fadli.
SAH: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paser M Arfah saat dilantik Bupati Paser Fahmi Fadli.

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Bupati Paser dr Fahmi Fadli resmi melantik Muhammad Arfah sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser, Senin (6/4/2026). Fahmi menekankan kepada mantan camat Long Kali itu tentang pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor, untuk menjamin ketersediaan pangan yang merata serta pengendalian inflasi di Bumi Daya Taka (Paser).

Fahmi menegaskan bahwa dinamika pangan saat ini menuntut Dinas Ketahanan Pangan untuk bekerja lebih efektif dalam memastikan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan visi Paser TUNTAS, yang dijabarkan ke dalam tiga pilar prioritas.

Baca Juga: Bupati Fahmi Fadli Lantik Tiga Pejabat Paser Hasil Manajemen Talenta, Ini yang Harus Dilakukan

Pertama Tangguh, yaitu mewujudkan tata kelola pangan yang profesional melalui penguatan pilar ketersediaan, keterjangkauan, dan kemanfaatan pangan. Kedua adalah Unggul, yaitu menyiapkan SDM berkualitas melalui kampanye konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Terakhir Transformatif, yaitu mendorong ekonomi daerah lewat penguatan UMKM, outlet pangan, serta koperasi untuk menciptakan sistem ekonomi yang adil dan sejahtera.

"Dinas Ketahanan Pangan harus mampu memaksimalkan perannya dalam mengawal neraca bahan pangan. Ketersediaan dan kebutuhan harus seimbang serta terkendali, tidak hanya untuk cakupan Paser dan Kalimantan Timur, tapi juga merambah hingga Kalimantan Selatan," kata Fahmi Fadli.

Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga, bupati menginstruksikan peningkatan program outlet pangan sebagai pasar penyeimbang dan intensifikasi Gerakan Pangan Murah (GPM), terutama di wilayah yang belum mandiri pangan. Selain itu, kampanye Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) dan Stop Boros Pangan terus digalakkan guna menekan pemborosan konsumsi.

Baca Juga: Pemkab Paser Kaji Aturan WFH ASN, BKPSDM: Layanan Kesehatan dan Perizinan Tetap Wajib Masuk

Fahmi menekankan target utama untuk mewujudkan Paser swasembada beras. Program ini nantinya akan diselaraskan dengan agenda pemerintah pusat melalui diversifikasi pangan, pengembangan sistem distribusi, serta penanganan wilayah rawan pangan.

Arfah menyampaikan kesiapan menjalankan tugas bupati tersebut. Camat terbaik Paser dan Kaltim 2025 itu berkomitmen menyelesaikan permasalahan pangan di Paser.

"InsyaAllah terus bekerja maksimal, tentu program di dinas bisa berjalan semua harus dengan dukungan berbagai pihak," kata Arfah. (*)

Editor : Duito Susanto
#paser #fahmi fadli #gerakan pangan murah #dinas ketahanan pangan #kalimantan timur