KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Bupati Paser dr Fahmi Fadli memberikan peringatan kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser untuk selektif, dalam memilih mitra kerja atau kontraktor dalam pembangunan dan rehabilitasi fasilitas olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII 2026. Khususnya untuk penyelesaian venue di tahun 2026 ini menjelang pelaksanaan Porprov.
Hal tersebut ditegaskan Fahmi saat memimpin Rapat Penetapan Jadwal Pelaksanaan Porprov VIII di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Selasa (7/4/2026). Dia menyatakan tidak ingin pengerjaan infrastruktur dilakukan secara asal-asalan.
Baca Juga: Kunci Tiket Asian Games, Timnas Hoki Putra Tak Mau Berhenti di Semifinal
"Saya tidak mau melihat ada pekerjaan yang sembarangan. Pihak ketiga harus benar-benar profesional dan memiliki tanggung jawab penuh terhadap kualitas fisik bangunan," tegas Fahmi.
"Tolong Dispora jangan pilih kontraktor yang kaleng-kaleng, apalagi ini pekerjaan finishing," lanjutnya.
Selain menyoroti kekuatan struktur, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada aspek estetika bangunan. Dia menginstruksikan agar setiap venue tertata rapi, termasuk detail teknis seperti instalasi kabel dan pipa agar tidak merusak pemandangan. Menurutnya, kerapian fasilitas publik menjadi cerminan kesiapan Paser dalam menyambut tamu dari luar daerah.
Baca Juga: Kunci Tiket Asian Games, Timnas Hoki Putra Tak Mau Berhenti di Semifinal
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen untuk mempercepat proses lelang proyek fisik serta memperketat pengawasan di lapangan. Langkah itu diambil guna memastikan seluruh fasilitas rampung 100 persen tepat waktu.
Fahmi berharap fasilitas olahraga berstandar tinggi itu dapat diproyeksikan sebagai pusat Sport Tourism (wisata olahraga). Dengan penataan yang rapi, venue tersebut diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan penggiat olahraga, yang pada akhirnya memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Paser pasca-Porprov VIII.
Baca Juga: Proyek RS Sayang Ibu Rp 136 Miliar Disorot, DPRD Balikpapan Tunggu Audit BPK
"Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah, penyedia jasa, dan atlet, saya optimis Porprov VIII 2026 akan menjadi standar baru penyelenggaraan olahraga di daerah," katanya. (*)
Editor : Dwi Restu A