KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Pemkab Paser menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan persiapan pemberangkatan jamaah haji 2026. Pertemuan dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser, Romif Erwinadi, guna memastikan aspek pelayanan dan keselamatan jemaah terjaga maksimal.
Dalam arahannya di Ruang Rapat Seratai, Romif menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kekurangan pelayanan pada tahun sebelumnya. Dia menyoroti aspek keselamatan selama proses pengantaran dan penjemputan jemaah sebagai prioritas utama. "Kami harus evaluasi apa kekurangan pelayanan tahun lalu," kata Romif.
Baca Juga: Prediksi Kendal Tornado FC vs Persiba Balikpapan: Beruang Madu Tekad Bangkit
Ke depan, terkait pemilihan petugas haji daerah, akan melalui seleksi ketat dari arahan bupati, di mana saat ini maksimal hanya setingkat eselon IV diperbolehkan. Tahun ini hanya ada dua petugas haji daerah. Satu dari BKPSDM Paser yaitu Iran, dan satu dari Puskesmas Tanah Grogot yaitu Hendra. Sebelumnya diusulkan tiga petugas, satu dari Kemenag Paser tidak lolos.
Kepala Bagian Kesra Setda Paser Saberi mengungkapkan, adanya kenaikan signifikan jumlah jamaah tahun ini mencapai lebih 100 persen. Dari sebelumnya hanya 224 jamaah, kini melonjak menjadi 547 jamaah. Untuk mengakomodasi hal tersebut, Pemkab telah menyiapkan sembilan unit bus. "Persiapan harus lebih matang karena jumlah jamaah naik drastis. Saat ini kami menyiapkan dua petugas pendamping dari rencana awal tiga orang," kata Saberi.
Baca Juga: Ubah Mindset Pelayanan, Pegawai Perumdam Tirta Sendawar Digembleng Komunikasi Efektif
Kepala Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Paser Abdurrahman mengatakan, secara administratif persiapan telah mencapai 100 persen, termasuk rampungnya proses penerbitan visa. Jamaah asal Paser akan terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter). Kloter 03 ada 353 orang dan dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026. (Awalnya 355 orang, namun berkurang dua orang karena satu jamaah mengalami stroke).
Sedangkan Kloter 14 berjumlah 34 orang, dijadwalkan berangkat 15 Mei 2026. Dan Kloter 15 berjumlah 157 orang, dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026. Total jemaah yang akan berangkat berjumlah 543 orang (setelah penyesuaian kondisi kesehatan), didampingi dua petugas haji, termasuk satu petugas pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Kawal Kasus Muara Kate, Pusham FH Unmul Ajukan Amicus Curiae untuk Integritas Peradilan
"Kuota awal Paser sebenarnya 604, namun yang melakukan pelunasan sebanyak 547 orang. Besok kami akan melanjutkan rapat teknis di Balikpapan untuk koordinasi lebih lanjut," tutup Abdurrahman. (*)
Editor : Dwi Restu A