TANAH GROGOT – Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Kabupaten Paser menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) kolaboratif di Outlet Pangan Paser, Jl. RA. Kartini, Kecamatan Tanah Grogot, pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan, harga pangan, serta mengendalikan laju inflasi daerah.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini melibatkan berbagai sektor, mulai dari Perum BULOG, Disperindagkop, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Perikanan, hingga kelompok tani (Poktan/KWT) dan UMKM lokal.
Baca Juga: Polres Paser Ringkus Dua Terduga Pengedar Obat Keras di Tanah Grogot
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paser M. Arfah Paser mengatakan bahwa GPM merupakan langkah nyata pemerintah untuk memberikan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau guna meringankan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Selain bahan pokok, GPM kali ini juga terintegrasi dengan operasi pasar LPG 3 Kg oleh Disperindagkop yang menyediakan 200 tabung dengan harga Rp22.000 per tabung. Tersedia pula aneka produk perikanan segar seperti ikan kakap dan udang, serta bawang dan gula pasir.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Meski terjadi antrean pada komoditas favorit seperti beras, minyak goreng, dan gas LPG, proses distribusi terpantau berjalan lancar dan tertib.
"Kolaborasi lintas sektor ini berjalan sangat baik. Tidak hanya bahan pokok pabrikan, tapi produk pangan lokal dari Poktan dan KWT juga mendapat respons positif dari pembeli," kata M. Arfah.
Baca Juga: Wabup Paser Hadiri RUPS Bankaltimtara, Harap Sinergi Kuat Dorong Ekonomi
Melalui integrasi antara pangan dan energi (LPG), pelaksanaan GPM ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Pemerintah Kabupaten Paser kata Arfah berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan demi memastikan ketersediaan pasokan pangan di wilayah Bumi Daya Taka (Paser) tetap aman dan terkendali.
Dalam kegiatan ini, bahan pangan dijual dengan harga di bawah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). (jib)
Beberapa komoditas utama yang diserbu masyarakat antara lain:
- Beras SPHP: 2.250 kg (Rp60.000/zak)
- Beras Premium: 750 kg (Rp77.000/zak)
- Minyakita: 884 liter (Rp15.500/liter)
- Daging Sapi Beku: 40 kg (Rp120.000/kg)
- Telur Ayam Ras: 50 rak (Rp50.000/rak) dari UPTD Disbunak.
Editor : Muhammad Ridhuan