KUARO – Pemerintah Kabupaten Paser memperingati Hari Posyandu Nasional 2026 dengan menekankan penguatan transformasi Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Peringatan tingkat provinsi ini dipusatkan di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, pada Rabu (29/4/2026).
Mengusung tema "Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat", acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Paser, Sinta Rosma Yenti, M.A., dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sarifah Suraidah Rudy Mas'ud.
Dalam sambutannya, Sinta Rosma Yenti mengungkapkan bahwa Kabupaten Paser saat ini memiliki 379 Posyandu yang didukung oleh 2.631 kader. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan dasar di Paser merupakan hasil sinergi berbagai pihak. "Bapak Bupati Paser memberikan dukungan nyata melalui kebijakan insentif sebesar Rp500.000 bagi kader posyandu sejak tahun 2024. Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga generasi bangsa," kata Sinta.
Sinta menjelaskan bahwa peran Posyandu kini telah berkembang. Tidak lagi hanya melayani penimbangan balita dan imunisasi, Posyandu kini mengintegrasikan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal senada disampaikan oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kaltim, Sarifah Suraidah.
Suraidah menyebutkan bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu resmi diperkuat sebagai lembaga pelayanan masyarakat lintas sektor. "Selama ini kita mengenal Posyandu hanya di bidang kesehatan, namun kini peranannya lebih besar dalam mendukung enam standar pelayanan minimal yang wajib diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat," jelas Suraidah.
Usai seremonial, rombongan melakukan peninjauan langsung ke Posyandu Manunggal di Desa Klempang Sari. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan implementasi integrasi 6 SPM berjalan efektif di lapangan, sehingga layanan menjadi lebih dekat, responsif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Peringatan tahun ini diharapkan menjadi simbol kuat bagi seluruh kader dan perangkat daerah untuk menjadikan Posyandu sebagai lembaga yang lebih maju dan berdaya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaltim. (adv/jib/riz)
Editor : Muhammad Rizki