KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemkab Paser terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan. Langkah ini ditunjukkan dengan koordinasi intensif bersama Pemperov Kaltim untuk menyinkronkan program unggulan Gratispol.
Wakil Bupati Paser H Ikhwan Antasari melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi yang diterima oleh Sekretaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, didampingi Kepala Biro Kesra Dasmiah, di Ruang Rapat Sekretaris Provinsi, Samarinda, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ikhwan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Pemprov Kaltim melalui program Gratispol yang telah dirasakan manfaatnya sejak 2025. Program ini dinilai menjadi angin segar bagi peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bumi Daya Taka (Paser).
Baca Juga: Pansus II DPRD Paser Laksanakan RDP Bahas Raperda Pembiayaan Infrastruktur Tahun Jamak
Agar manfaat program lebih maksimal, Pemkab Paser berencana mengambil peran strategis untuk melengkapi bantuan yang sudah diberikan provinsi.
"Jika biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) sudah ditanggung penuh oleh pemprov melalui Gratispol, maka Pemkab Paser berkeinginan membantu living cost (biaya hidup) bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, khususnya mereka yang masuk kategori desil 1 dan desil 2," kata Ikhwan.
Dengan skema kolaborasi ini, Pemkab Paser ingin memastikan tidak ada lagi pemuda Paser yang putus kuliah karena alasan ekonomi. "Masyarakat tidak lagi memiliki alasan tidak bisa kuliah karena persoalan biaya," tegasnya.
Kepala Biro Kesra Provinsi Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa Gratispol adalah program prioritas Gubernur Kaltim untuk mengimbangi kekayaan sumber daya alam dengan SDM yang unggul. Program ini mencakup tujuh item utama pelayanan dasar Gratis Sekolah: Jenjang SMA/SMK/SLB hingga Perguruan Tinggi (S1-S3); pelayanan kesehatan gratis dan bermutu; Program PESUT: Hidup sehat tanpa stunting; internet desa gratis; gratis seragam sekolah; gratis administrasi kepemilikan rumah; dan Kesejahteraan Marbot: Umrah gratis dan insentif bulanan bagi penjaga rumah ibadah.
Baca Juga: Disnakertrans Paser Pantau Lulusan BLK: Target Kurangi Angka Pengangguran
Selain pendidikan, koordinasi ini juga membahas pengembangan infrastruktur pendidikan di SMAN 2 Pasir Belengkong serta program kesejahteraan sosial. Tercatat, sebanyak 887 marbot telah diberangkatkan umroh gratis oleh Pemprov, dan 4.700 marbot/penjaga rumah ibadah menerima insentif rutin setiap bulan, termasuk di wilayah Kabupaten Paser.
"Sinergi ini harus terus diperkuat. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat Paser semakin sejahtera dan memiliki daya saing yang kuat di masa depan," kata Ikhwan.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kunjungan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser, Ir. Romif Erwinadi, serta Kabag Kesra Saberi beserta jajaran terkait. (*)
Editor : Duito Susanto