Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Soroti Air Keruh dan Macet, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Lakukan Modernisasi Sistem

Muhammad Najib • Senin, 18 Mei 2026 | 19:53 WIB
EVALUASI PELAYANAN PUBLIK: Jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Paser saat memimpin jalannya Rapat Dengar Pendapat bersama manajemen Perumdam Tirta Kandilo di Gedung Parlemen, Senin (18/5/2026). (FOTO: NAJIB/KALTIM POST)
EVALUASI PELAYANAN PUBLIK: Jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Paser saat memimpin jalannya Rapat Dengar Pendapat bersama manajemen Perumdam Tirta Kandilo di Gedung Parlemen, Senin (18/5/2026). (FOTO: NAJIB/KALTIM POST)

TANAH GROGOT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Kabupaten Paser pada Senin (18/5/2026). Rapat strategis ini digelar guna membahas dan mengevaluasi kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat yang belakangan ini menjadi sorotan.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Paser, Hendrawan Putra. Dalam pembukaannya, ia menegaskan bahwa agenda ini bukan tempat untuk menyudutkan pihak manapun, melainkan wadah sinergi demi kepentingan publik. "Ini adalah tugas teman-teman DPRD sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Banyak di luar sana warga dengan berbagai latar belakang yang ingin menyampaikan keluhan serta harapan mereka terkait ketersediaan air bersih," ujar Hendrawan.

Menyikapi luasnya wilayah Kabupaten Paser yang menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi air, Wakil Ketua DPRD Paser, Zulkifli Kaharuddin membeberkan rencana taktis legislatif ke depan. DPRD Paser berkomitmen merancang payung hukum yang lebih kuat demi menjamin hak air bersih warga.

"Ke depan, kami akan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Air Bersih. Salah satu poin pentingnya adalah usulan pembagian zona distribusi, mengingat wilayah Paser yang sangat luas," jelas Zulkifli. Tuntutan inovasi juga disuarakan oleh Anggota DPRD Paser, Zulfikar Yusliskatin. Ia mendorong Perumdam Tirta Kandilo untuk segera melakukan lompatan teknologi (modernisasi sistem) agar penanganan masalah di lapangan bisa lebih cepat dan efisien.

"Kenapa Perumdam di Paser tidak memodernisasi sistemnya? Kita bisa mencontoh Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan. Di sana, manajemen sudah bisa mengontrol dan mendeteksi titik kebocoran pipa hanya lewat ponsel," kata Zulfikar. Sementara itu, Anggota DPRD Paser, Burhanuddin menggarisbawahi tiga masalah krusial yang harus segera dibenahi oleh manajemen Perumdam Tirta Kandilo. Pertama Kualitas Air, Perumda perlu mengatasi masalah air keruh agar layak dikonsumsi.

Kedua terkait kelancaran distribusi, harus meminimalisir insiden air macet atau tidak mengalir ke rumah pelanggan. Terakhir kemudahan layanan, Perumdam perlu empercepat proses pengajuan dan pemasangan sambungan baru. "Ada masalah pada rencana bisnis di sini. Bagaimana koordinasi Perumdam selama ini dengan pemerintah daerah? Tiga hal utama terkait kualitas pelayanan tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki secepatnya," tegas Burhanuddin.

Melalui RDP ini, DPRD Paser berharap Perumdam Tirta Kandilo dapat segera menyusun langkah konkret dan memperbaiki pola koordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga pemenuhan kebutuhan dasar air bersih bagi seluruh masyarakat Kabupaten Paser dapat terealisasi secara prima. (adv/jib/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#DPRD Paser #perumdam tirta kandilo