TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara seluler (mobile) dan menetap di sejumlah titik pada minggu ini. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut hasil rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Paser dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser, M. Arfah, menyampaikan bahwa GPM mobile telah sukses dilaksanakan pada 19–20 Mei 2026 di dua desa, yaitu Desa Muser di Kecamatan Muara Samu dan Desa Sekurau Jaya di Kecamatan Long Ikis. Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Tanah Grogot, GPM dijadwalkan berlangsung di Outlet Pangan Kabupaten Paser pada Jumat, 22 Mei 2026 besok pagi.
Menurut Arfah, pelaksanaan GPM ini bertujuan utama untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi, terutama demi mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, program ini berkomitmen memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
"Kegiatan GPM ini merupakan bagian dari bukti kehadiran nyata pemerintah dalam membantu masyarakat untuk pemenuhan bahan pangan yang murah, sehingga dapat meringankan beban ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Arfah, Kamis (21/5/2026).
Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan juga menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pasar Tani Kabupaten Paser. Kolaborasi ini sengaja dilakukan untuk mendukung dan memberdayakan para pelaku usaha lokal.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Paser berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan selama perayaan hari keagamaan dengan tenang tanpa mencemaskan lonjakan harga. Di sisi lain, stabilitas harga komoditas bahan pokok diharapkan tetap terjaga hingga ke tingkat desa, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ditulis dengan jargon pemungkas: "Belanja cerdas, keluarga sehat, dan Indonesia kuat." (*)
Editor : Ismet Rifani