Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Lewat Mediasi Komisi II DPRD Paser, Sengketa Lahan Jembatan Seniur II Kuaro Akhirnya Rampung

Muhammad Najib • Senin, 25 Mei 2026 | 19:52 WIB
DPRD Paser berhasil menyelesaikan polemik Jembatan Seniur II di Kecamatan Kuaro yang sebelumnya stop karena sengketa. (NAJIB/KP)
DPRD Paser berhasil menyelesaikan polemik Jembatan Seniur II di Kecamatan Kuaro yang sebelumnya stop karena sengketa. (NAJIB/KP)

TANAH GROGOT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dan DPRD Kabupaten Paser dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah terus membuahkan hasil positif. Sempat terhenti sejak akhir tahun 2025 lalu akibat kendala pembebasan lahan, proyek pembangunan Jembatan Seniur II di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, dipastikan akan kembali dilanjutkan pada tahun ini.

Titik terang ini berhasil dicapai setelah adanya kesepakatan damai dan kerelaan dari pemilik lahan untuk menghibahkan tanahnya demi kepentingan masyarakat luas serta akselerasi pembangunan daerah. Keberhasilan penyelesaian konflik lahan ini tidak lepas dari peran aktif DPRD Kabupaten Paser. Ketua Komisi II DPRD Paser, Syukran Amin mengungkapkan bahwa jalan keluar ini lahir dari serangkaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama instansi terkait dan pemilik lahan, yang kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi persuasif secara intensif.

"Pemilik lahan telah bersedia menghibahkan lahannya untuk kepentingan masyarakat. Tentu sikap ini sangat mendukung pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah," kata Syukran Amin, Minggu (24/5/2026). Meski proyek strategis ini siap berjalan kembali sesuai rencana, Syukran mengingatkan agar dinamika ini menjadi evaluasi berharga bagi seluruh pemangku kebijakan dalam menyusun rencana pembangunan ke depan.

"Kami harap ini menjadi pelajaran untuk kita semua, agar ke depan melakukan perencanaan dengan matang dan sesuai dengan aturan, sehingga bisa meminimalisir potensi hambatan dalam pembangunan," kata Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.  Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Lolo, Jumadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, kelanjutan proyek ini adalah buah dari kebesaran hati sang pemilik lahan serta kegigihan pemerintah dan DPRD dalam menjalin komunikasi yang baik.

"Terima kasih Komisi II serta masyarakat Desa Lolo yang terus berkomunikasi dan membangun koordinasi yang baik, sehingga pemerintah bisa kembali melanjutkan pembangunan jembatan sesuai dengan apa yang direncanakan," kata Jumadi. Di sisi lain Yuli, selaku perwakilan pemilik lahan menyampaikan bahwa keputusan keluarganya menghibahkan tanah tersebut didasari oleh ketulusan untuk melihat kemajuan daerah. Ia berharap langkah ini dapat memicu pemerataan pembangunan di wilayah Paser lainnya.

"Kami berharap niatan baik dari pihak keluarga kami dapat memberikan manfaat besar kepada masyarakat secara luas. Kami juga berharap program Bupati Paser tidak hanya menyentuh Desa Lolo saja, tetapi juga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Paser," kata Yuli. Dengan teratasinya kendala utama ini, Jembatan Seniur II diproyeksikan akan segera digarap dan diharapkan mampu mendongkrak konektivitas, memperlancar mobilitas warga, serta menghidupkan urat nadi perekonomian di Kecamatan Kuaro dan sekitarnya. (adv/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#DPRD Paser #Komisi II DPRD Paser #Jembatan Seniur II