Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PSDKU Unmul Segera Hadir di Paser, Pemkab Siapkan Lahan dan Gedung Kampus

Muhammad Najib • Jumat, 29 Mei 2026 | 09:24 WIB
Gedung tiga lantai di Kilometer 10 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, dipersiapkan Pemkab Paser sebagai lokasi kampus PSDKU Universitas Mulawarman.
Gedung tiga lantai di Kilometer 10 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, dipersiapkan Pemkab Paser sebagai lokasi kampus PSDKU Universitas Mulawarman.

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser terus mematangkan rencana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Mulawarman (Unmul) di Kabupaten Paser.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung program “Satu Desa Satu Sarjana” yang menjadi prioritas peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Paser telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare lengkap dengan bangunan tiga lantai di Kilometer 10 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot.

Baca Juga: Balikpapan Jadi Tuan Rumah IEE Series 2026, Bakal Hadirkan Pameran Internasional Tambang, Migas, dan Konstruksi di BSCC Dome

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari berharap fasilitas yang sudah tersedia itu dapat segera dimanfaatkan agar peningkatan mutu pendidikan di Paser bisa berjalan lebih cepat.

Rencana pembukaan PSDKU tersebut mendapat respons positif dari Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur. Dia menegaskan kesiapan Unmul dalam mendukung operasional kampus, mulai dari penyediaan dosen hingga sarana penunjang pendidikan.

“Kami dari Unmul tentu siap mendukung PSDKU ini. Tinggal menindaklanjuti hal-hal teknis ke depannya agar bisa beroperasi tahun depan. Yang paling utama adalah hibah lahan dan bangunan dari Pemkab Paser ke Unmul,” kata Abdunnur, Selasa (26/5/2026).

Menurut para dosen Unmul, PSDKU Paser memiliki prospek strategis karena lokasinya berdekatan dengan Penajam Paser Utara (PPU), Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Tabalong.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser Romif Erwinadi mengatakan pemilihan program studi masih akan dianalisis berdasarkan minat masyarakat dan kebutuhan daerah.

Beberapa klaster program studi yang dinilai potensial untuk dibuka di antaranya Perikanan dan Kelautan, Keguruan, Kehutanan, serta Kesehatan seperti Keperawatan dan Kebidanan.

Baca Juga: Bonjour! Prabowo Minta Bahasa Prancis Diajarkan di Semua Jenjang Sekolah Indonesia

Meski membuka akses kuliah di dalam daerah, Pemkab Paser menegaskan tidak membatasi generasi muda untuk menempuh pendidikan di luar daerah.

“Pemerintah tetap mendukung penuh anak daerah kuliah di luar kabupaten agar mereka dapat memperluas jejaring, beradaptasi di lingkungan baru, dan membawa sudut pandang baru saat kembali membangun Paser,” ujar Romif, Jumat (29/5/2026).

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program bantuan biaya hidup lewat beasiswa GratisPoll.

Program itu diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Melalui sinergi PSDKU Unmul, program Satu Desa Satu Sarjana, dan beasiswa tepat sasaran, Pemkab Paser optimistis hambatan geografis maupun ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda meraih pendidikan tinggi.

Teks foto: Gedung di Kilometer 10 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, disiapkan Pemkab Paser sebagai lokasi PSDKU Universitas Mulawarman. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#PSDKU Unmul #Satu Desa Satu Sarjana #beasiswa GratisPoll #pemkab paser #Tanah Grogot