Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Melihat Mangrove Lati Tuo Kuaro, Bisa Keliling Naik Perahu dan Beri Makan Monyet

Muhammad Najib • Minggu, 31 Mei 2026 | 13:00 WIB
Wisata Mangrove Lati Tuo Kuaro ini tiap Sabtu dan Minggu selalu ramai kunjungan sejak adanya stan kuliner. (Najib/KP)
Wisata Mangrove Lati Tuo Kuaro ini tiap Sabtu dan Minggu selalu ramai kunjungan sejak adanya stan kuliner. (Najib/KP)

 

TANAH GROGOT - Kabupaten Paser memiliki geografis yang cukup luas, sehingga memiliki beberapa potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Wisata Mangrove Lati Tuo di Desa Klempang Sari Kecamatan Kuaro.

Kaltim Post mencoba mengunjungi wajah baru Mangrove Lati Tuo pada akhir Mei 2026 ini. Di sini tidak hanya menyajikan banyak pesona alam, tapi juga menyajikan kuliner dan sensasi belanja menggunakan uang koin yang ditukar.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi Online di Penginapan Sangkulirang, Kutim

Menuju Mangrove Lati Tuo  tidaklah rumit, hanya 10 menit dari ruas jalan raya Kecamatan Kuaro atau sekitar 45 menit jika dari pusat kota Kecamatan Tanah Grogot.

Dilokasi ini, wisatawan dapat menikmati hamparan mangrove yang terbentang luas. Tepat bagian tengahnya terdapat jembatan kayu sekira ratusan meter yang menghubungkan jalur antar mangrove.

Sekarang sudah ada tiga stand kuliner yang menyajikan berbagai jenis makanan khas lokal dan nusantara. Di dalam kawasan Mangrove Lati Tuo ini juga terdapat gazebo.

Fasilitas tambahan ini lah yang dapat dinikmati oleh wisatawan, bahkan telah dibangun pada tahun ini aula yang cukup luas untuk rombongan pengunjung dengan jumlah banyak. Dibangunnya gazebo ini karena banyaknya permintaan dari pengunjung.

Baca Juga: Diskan Catat 1.191 Orang Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Sebagian Nelayan Terbantu Program Pekerja Rentan Disnakertrans

Selain gazebo untuk bersantai, Wisata Mangrove Lati Tuo juga terdapat beberapa spot untuk berswafoto. Tentunya dilengkapi quote yang sangat instagramable, sehingga pengunjung begitu tertarik mengabadikan momen.

Namun bagi pengunjung disarankan untuk selalu siap siaga, karena banyaknya monyet yang lalu-lalang di celah pepohonan. Meski sudah jinak dengan kehadiran manusia, namun tak menutup kemungkinan menerjang tangan. Tersedia penjual yang menyediakan makanan monyet jika ingin memberi makan. Pengelola menyarankan untuk hapenya di simpan agar aman. Karena bisa saja monyet-monyet itu mengira handphone a yang dipegang adalah makanan. (*)

Editor : Sukri Sikki
#wisata alam #Kabupaten Paser #wisata mangrove