Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab Paser Lepas Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Muhammad Najib • Senin, 15 Juni 2026 | 11:42 WIB
Para peserta Penas KTNA Paser ke Gorontalo dilepas Pemkab Paser, Senin (15/6/2026). (Najib/KP)
Para peserta Penas KTNA Paser ke Gorontalo dilepas Pemkab Paser, Senin (15/6/2026). (Najib/KP)

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melepas kontingen untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Gorontalo pada 20-25 Juni 2026. Acara pelepasan tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Tapis, Tanah Grogot, Senin (15/6/2026).

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser, Erwan Wahyudi, menjelaskan bahwa kontingen Paser yang diberangkatkan berjumlah 50 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 30 peserta utama yang murni merupakan anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Paser, serta didampingi oleh perwakilan penyuluh setempat.

"Jadwal keberangkatan dibagi menjadi dua kloter, yaitu pada 18 dan 19 Juni. Untuk kepulangan, menyesuaikan anggaran, kontingen akan menggunakan kapal laut. Sisi positifnya, peserta bisa membawa oleh-oleh dalam jumlah banyak," kata Erwan.

Ia menambahkan, seluruh peserta telah diplot untuk menghadiri berbagai rangkaian acara sesuai dengan kompetensi masing-masing, baik di sektor perikanan, pertanian, maupun perkebunan.

Selain mengikuti seminar dan temu usaha, kontingen Paser juga akan berlaga dalam lomba unjuk tangkas, yaitu kompetisi keterampilan agribisnis berbasis teknologi praktis tepat guna yang diselesaikan secara tim melalui beberapa pos.

Ketua KTNA Paser, Abdul Sani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Paser atas dukungan penuh yang diberikan, mengingat tidak semua daerah di Indonesia bisa memberangkatkan kontingennya tahun ini.

Ia juga berterima kasih kepada PT Kideco Jaya Agung dan sponsor lainnya yang telah memberikan bantuan atribut berupa rompi untuk kontingen.

"Kami yang berangkat ini mayoritas adalah petani manual. Momentum ini juga kami manfaatkan untuk mematangkan program 'Paser Berbuah' yang nantinya disinergikan saat Paser menjadi tuan rumah Peda 2028," ujar Abdul Sani.

Bupati Paser, dr Fahmi Fadli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kabupaten Paser Katsul Wijaya berpesan agar kontingen Paser memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Bupati menegaskan agar kehadiran kontingen tidak sekadar menjadi pelengkap atau penonton.

"Tunjukkan kualitas dan kemampuan agribisnis Kabupaten Paser. Tampilkan yang terbaik hingga keberadaan kontingen kita diperhitungkan dan disegani oleh daerah lain di Indonesia," tegas Katsul.

Pemkab Paser berharap Penas XVII ini menjadi ajang transfer teknologi, temu karya, dan temu usaha. Ilmu dan teknologi pertanian modern yang didapat di Gorontalo diharapkan bisa dibawa pulang untuk diterapkan dan dibagikan kepada petani lain di Paser, demi mendorong target swasembada beras dan dominasi produk agribisnis unggulan di pasar lokal maupun regional.

Selain misi sektor pertanian, kontingen juga diamanahkan menjadi duta daerah untuk mempromosikan kebudayaan lokal, hasil alam, hingga potensi pariwisata Paser kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Kunjungan ini sekaligus menjadi studi banding krusial, mengingat Kabupaten Paser telah ditunjuk menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Pekan Daerah (Peda) KTNA Tingkat Provinsi Kaltim pada tahun 2028 mendatang.

Tata kelola acara di Gorontalo akan dipelajari sebagai acuan agar Peda 2028 di Paser bisa terselenggara dengan lebih meriah dan semarak, sesuai harapan yang pernah disampaikan Wakil Gubernur pada Peda Kaltim 2025 di Kutai Barat lalu. (*)

Editor : Sukri Sikki
#fahmi fadli #pemkab paser #gorontalo #Penas KTNA #peda