Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gebyar Museum Sadurengas 2026, Intip Kemeriahan Lomba Vlog hingga Kelas Interaktif Belajar Bersama

Muhammad Najib • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:07 WIB
Lomba kreatif dan kelas interaktif yang diikuti pelajar dalam penutupan Gebyar Museum Sadurengas 2026 di Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. (NAJIB/KP)
Lomba kreatif dan kelas interaktif yang diikuti pelajar dalam penutupan Gebyar Museum Sadurengas 2026 di Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. (NAJIB/KP)

TANAH GROGOT – Museum bukan sekadar tempat menyimpan memorabilia masa lalu yang sunyi. Lebih dari itu, museum adalah ruang belajar yang hidup, pusat edukasi, sekaligus cermin jati diri sebuah bangsa.  Semangat inilah yang melandasi perhelatan megah Gebyar Museum Sadurengas 2026 yang resmi digelar di Desa Paser Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. 

Mengusung tema besar “Penguatan Peran Generasi Muda Berbudaya Menuju Paser Tuntas”, gelaran yang berlangsung pada 15-18 Juni 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam melestarikan warisan leluhur.

Gebyar Museum Sadurengas tahun ini terasa sangat semarak. Ratusan pelajar dari puluhan sekolah tingkat SD/MI hingga SMP sederajat di seluruh Kabupaten Paser tumpah ruah memadati area kegiatan. Mereka datang bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk menyelami kembali akar budaya tanah kelahiran mereka.

Sejak hari pertama pembukaan hingga penutupan, atmosfer edukasi budaya sudah terasa kental. Para peserta diajak langsung mengunjungi Arena Pameran Benda Pusaka, sebuah ruang pamer istimewa yang melibatkan masyarakat lokal pemilik benda-benda bersejarah. Tak hanya itu, sebanyak 100 pelajar tingkat SMP juga langsung terlibat dalam program Belajar Bersama Museum, sebuah kelas interaktif yang mendekatkan sejarah kepada generasi Z dan Alpha.

Untuk memeriahkan acara, panitia telah menyiapkan rangkaian perlombaan kreatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, antara lain Lomba Cerdas Cermat Museum (Tingkat SMP/MTs), Lomba Story Telling / Bercerita tentang Museum (Diikuti oleh Guru semua jenjang), dan Lomba Vlog Konten Museum Sadurengas (Kategori Umum)

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser juga tengah menyiapkan gerakan inovatif "Museum Masuk Sekolah" demi memastikan estafet nilai budaya tidak terputus. Memasuki pelaksanaan yang ke-enam kalinya, Gebyar Museum Sadurengas telah bertransformasi menjadi agenda tahunan yang dinantikan. Kesuksesan acara ini didukung penuh oleh anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Museum dari Kementerian Kebudayaan. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser, M. Yunus Syam, dalam sambutannya menyampaikan esensi penting dari keberadaan museum bagi masyarakat modern. "Museum memiliki peran penting dalam pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat.

Melalui Gebyar Museum Sadurengas 2026, kita berupaya menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap museum, sejarah, dan seni budaya daerah," kata M. Yunus Syam. Yunus juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, dewan juri, guru pendamping, dan seluruh peserta. Kepada anak-anak generasi penerus Paser, ia menitipkan pesan mendalam.

"Jadikan museum sebagai tempat belajar yang menyenangkan. Karena dari museum, kita dapat memahami perjalanan sejarah, mengenali identitas budaya, dan mengambil pelajaran berharga bagi masa depan," tambahnya. 

Dengan dimulainya gelaran ini, Kabupaten Paser tidak hanya sedang merayakan sejarahnya, tetapi sedang membentuk generasi muda yang bangga akan budayanya—sebuah langkah mantap menuju cita-cita Paser Tuntas. (adv/jib/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#paser #museum sadurengas