Dalam forum yang dihadiri oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut, seluruh peserta yang berjumlah 52 orang sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Burhanuddin tanpa adanya dinamika yang berarti.
"Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas amanah dari klub-klub voli di Kabupaten Paser untuk dapat memimpin PBVSI periode 2026-2030," ujar pria yang akrab disapa Burhan tersebut. Usai terpilih, Burhan yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Paser periode 2024-2029 dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu membeberkan sejumlah program kerja prioritasnya.
Salah satu poin utamanya adalah komitmen mutlak untuk mengandalkan potensi atlet asli daerah dan menghentikan praktik penggunaan atlet dari luar daerah. Ia akan meningkatkan kuantitas dan kualitas agenda pertandingan lokal, dan memastikan tidak ada lagi atlet luar yang bertanding mengatasnamakan Kabupaten Paser dalam ajang mendatang.
Selain fokus pada prestasi lapangan, Burhan juga menegaskan pentingnya reformasi birokrasi di internal organisasi. Ia berkomitmen untuk menjalankan tata kelola administrasi PBVSI Kabupaten Paser yang transparan dan akuntabel.
Hal ini dinilai krusial mengingat operasional kegiatan olahraga ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta sumber dana sah lainnya. Demi mewujudkan visi tersebut, Burhan berencana merangkul dan melibatkan seluruh klub voli yang ada di Paser dalam penyusunan struktur kepengurusan yang baru. Langkah ini diambil sebagai bentuk semangat gotong royong dalam memajukan olahraga voli di daerah yang dijuluki Bumi Daya Taka (Paser) tersebut. (riz)
Editor : Muhammad Rizki