KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Tim musikalisasi puisi SMA 2 Tanah Grogot berhasil menyabet juara kedua dalam Lomba Musikalisasi Puisi tahunan yang digelar Balai Bahasa Kalimantan Timur (Kaltim) di Balikpapan, Rabu (17/6/2026). Atas pencapaian ini, mereka resmi terpilih menjadi salah satu wakil Kaltim untuk melaju ke tingkat nasional.
Kompetisi tahunan yang mempertemukan pelajar dari Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara) ini menantang peserta menggabungkan unsur teater, literasi, dan musik. SMA 2 Tanah Grogot sukses mencuri perhatian juri lewat inovasi berani mereka, yakni mengemas puisi ke dalam aransemen musik bergaya reggae.
"Tim kami mencoba pendekatan baru dengan membawakan aransemen bergaya reggae. Sepengetahuan kami, ini belum pernah dilakukan sebelumnya di lomba musikalisasi puisi," ujar Moh Tomar, pelatih tim sekaligus Direktur Nusantara Course Center (NCC) Paser, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: Pengajuan MHA Dayak Wehea du Muara Wahau Belum Rampung, Ini Catatan Pemkab Kutim
Langkah SMA 2 Tanah Grogot menuju final tidaklah instan. Proses seleksi dimulai sebulan sebelumnya secara daring lewat pengiriman video penampilan. Guru Seni Budaya SMA 2 Tanah Grogot, Suwanto, mengakui bahwa pada tahap awal timnya bermodal nekat dengan persiapan yang sangat minim.
Tahap awal persiapan hanya melakukan dua kali latihan sebelum mengirimkan video seleksi daring. Pada babak final Paser menyisihkan peserta lain dan terpilih masuk ke dalam jajaran 6 tim terbaik untuk tampil langsung di Balikpapan.
Baca Juga: Proyeksi APBD Balikpapan 2027 Naik Jadi Rp 3,3 Triliun, Target PAD Ditarget Tumbuh Rp 100 Miliar
Hasil akhir Paser meraih juara kedua dan mengamankan tiket menuju kompetisi tingkat nasional bersama juara pertama selaku perwakilan provinsi masing-masing.
Suwanto menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh sekolah dalam membina potensi seni siswa, serta bimbingan intensif dari pelatih profesional NCC Paser menjelang babak final.
Melalui prestasi ini, inovasi musik reggae dalam sastra diharapkan mampu mendekatkan puisi kepada generasi muda, sekaligus membawa nama baik Paser dan Kaltim di panggung nasional. (*)
Editor : Duito Susanto