Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Media Gathering 2026, Pama Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang

Muhammad Najib • Kamis, 25 Juni 2026 | 16:26 WIB
SAYANGI LINGKUNGAN: Agenda media gathering PAMA Group di kota Semarang salah satunya penanaman mangrove, Kamis (25/6/2026). Najib/KP
SAYANGI LINGKUNGAN: Agenda media gathering PAMA Group di kota Semarang salah satunya penanaman mangrove, Kamis (25/6/2026). Najib/KP

KALTIMPOST.ID, SEMARANG -  PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Group kembali menyelenggarakan Media Gathering PAMA Group 2026. Agenda tahunan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dengan insan media di seluruh site PAMA Group di Indonesia. 

Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Gumaya Hotel Semarang dan menghadirkan rangkaian aktivitas yang menggabungkan diskusi, edukasi lingkungan, serta aksi nyata pelestarian alam melalui penanaman mangrove di pesisir utara Kota Semarang.

Mengusung semangat kolaborasi untuk keberlanjutan, manajemen PAMA bersarma wartawan dari berbagai media nasional dan lokal melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo, Semarang. 

Baca Juga: Realisasi APBD Balikpapan 2025 Tembus Rp 4,13 Triliun, Capai 97 Persen dari Target

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pantai yang memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari abrasi, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang efektif.

Sebelum mengikuti kegiatan penanaman, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya konservasi ekosistem pesisir dan mangrove melalui sesi berbagi ilmu yang menghadirkan Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., Kepala Sub Direktorat Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES), serta Vania F. Herlambang, Puteri Indonesia Lingkungan 2018 dan environmental enthusiast. 

Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai kondisi ekosistem pesisir di Indonesia, manfaat ekologis mangrove, hingga peran kolaborasi multipihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: SPMB Balikpapan 2026: Cara Cetak Bukti Verval dan Jadwal Lengkap Pendaftaran

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PAMA Group dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra akademik yang memiliki komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan aksi konservasi lingkungan.

Sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan media diharapkan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas dalam mendorong kesadaran publik terhadap isu-isu keberlanjutan.

Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum menyampaikan  bahwa Media Gathering bukan sekadar agenda tahunan perusahaan, tetapi menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih erat, terbuka, dan kolaboratif dengan insan media yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. 

"Melalui Media Gathering PAMA Group 2026, kami ingin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin sekaligus menghadirkan pengalaman bersama yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan," kata Nasir, Rabu (24/6/2026).

Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti mengapresiasi inisiatif PAMA Group yang menggabungkan kegiatan silaturahmi dengan aksi konservasi lingkungan. Menurutnya, mangrove merupakan ekosistem yang memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir sekaligus menjadi solusi alami dalam menghadapi perubahan iklim. 

"Keberhasilan konservasi mangrove tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat agar upaya pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan. Keterlibatan insan media dalam kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir," ungkapnya.

Sementara itu, Vania F. Herlambang menilai bahwa aksi penanaman mangrove memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menanam pohon. Menurutnya, setiap bibit yang ditanam merupakan bentuk investasi untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. 

Baca Juga: Cabai Jadi Penyumbang Inflasi, Pemkab PPU Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan

Melalui kegiatan seperti ini, berbagai pihak tidak hanya menciptakan perubahan secara fisik di kawasan pesisir, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga bumi. 

"Saya berharap semangat kolaborasi yang terbangun hari ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak dalam aksi-aksi pelestarian lingkungan," ujar perempuan asal Bali itu. 

Melalui Media Gathering PAMA Group 2026, perusahaan berharap hubungan yang harmonis dengan insan media dapat terus terjalin sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Pamapersada Nusantara #media gathering 2026 #cinta lingkungan #Silaturahmi Media #Tanam Mangrove