Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gelar Raker Perdana, LAP Paser Gandeng Tiga Dinas untuk Program Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan UMKM  

Muhammad Najib • Minggu, 12 Juli 2026 | 13:10 WIB
Raker digelar Lembaga Adat Paser membahas program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Sabtu (11/7/2026). (Najib/KP)

 
Raker digelar Lembaga Adat Paser membahas program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Sabtu (11/7/2026). (Najib/KP)  

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Lembaga Adat Paser (DPP-LAP) Tahun 2026 secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Perdana Dewan Pengurus Pusat di Kuta Rumah Adat Paser, Desa Janju, pada Sabtu (11/7/2026).

Ketua DPP LAP Aji Sabri menyampaikan komitmen organisasi untuk mendukung penuh program pemerintah, khususnya dalam merespons kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Sebagai daerah penyangga utama, Paser dinilai memiliki posisi yang sangat strategis.

"Perhatian utama kami adalah pembangunan sumber daya manusia. Kehadiran LAP harus bisa memberikan peluang dan peranan pada masyarakat Paser, agar masyarakat adat Paser tidak hanya menjadi penonton di tanah leluhurnya sendiri," kata Aji Sabri.

Baca Juga: Turnamen LPM Karang Joang Cup U-45 Usai, Landoke Juara

Untuk mempersiapkan generasi muda Paser yang kompeten dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi IKN, DPP-LAP akan memperkuat sinergi melalui kerja sama dengan tiga perangkat daerah. Pertama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berupa program untuk pelestarian dan perlindungan budaya Paser.

Kedua dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, yaitu program untuk pengembangan pariwisata berbasis adat, pemberdayaan pemuda, serta mendukung suksesnya Porprov Kalimantan Timur Tahun 2026.

Baca Juga: Mau Investasi Properti di Balikpapan? Hati-Hati, Jangan Asal Beli Tanah Sebelum Cek Aturan Baru Ini!

Terakhir dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Program tersebut berupa memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UMKM berbasis masyarakat adat.

Melalui kolaborasi ini, DPP-LAP berkomitmen melahirkan pemuda-pemudi Paser yang mampu menjadi pelaku UMKM tangguh, pelaku ekonomi kreatif, pemandu wisata profesional, sekaligus menjadi penjaga dan pewaris kebudayaan Paser di masa depan.

Wakil Bupati Ikhwan Antasari mengapresiasi forum strategis ini sebagai momentum penting untuk mengevaluasi dan menyusun arah kebijakan organisasi. Ia mengajak seluruh pengurus DPP-LAP agar menyelaraskan program kerja mereka dengan visi pembangunan daerah, yaitu Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera).

"Upayakan seluruh program kerja dapat sejalan dengan semangat Paser TUNTAS dan mendukung prioritas pembangunan daerah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Ikhwan.

Ia menjelaskan bahwa fokus Pemerintah Kabupaten Paser saat ini meliputi penurunan angka kemiskinan ekstrem, penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta penyediaan layanan air bersih dan listrik.

LAP diharapkan dapat bersinergi menjaga kelestarian adat sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif. (*)

Editor : Sukri Sikki
paser lembaga adat Ikhwan Antasari raker