KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Paser akhirnya mendapat kepastian nilai bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Pemprov Kaltim mengucurkan anggaran sebesar Rp 20 miliar, jauh dari usulan awal PB Porprov Paser yang mencapai Rp 60 miliar lebih.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser Kurniawan mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran ini memaksa panitia melakukan efisiensi dan penyesuaian agenda. Awalnya, Paser akan mempertandingkan 65 cabang olahraga (cabor) dengan total 1.066 nomor tanding.
Baca Juga: Menuju Porprov Kaltim 2026, Tuan Rumah Dikejar Penetapan Cabor dan Nomor Tanding Selesai Dua Hari
Ia mengaku sudah koordinasi dengan sekprov untuk anggaran dan tidak bisa lagi ada penambahan.
"Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus melakukan penyesuaian," ujar Kurniawan, Sabtu (18/7/2026).
Meski harus memotong anggaran secara signifikan, Kurniawan menegaskan bahwa Paser tetap berkomitmen menjaga gengsi sebagai tuan rumah. Pihaknya membidik sukses ganda, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses administrasi, demi menghindari citra buruk di mata publik.
Baca Juga: Pertama di Kalimantan, Bhayangkara Warrior di Paser Sukses Tarik Peserta hingga Kalsel
Sebab ini multi-event, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dampaknya bisa cepat viral. Sebagai tuan rumah, Paser berharap ini sukses penyelenggaraan dan sebagai institusi juga harus sukses administrasi.
Saat ini, Disporapar Paser tengah memantapkan koordinasi bersama KONI Kaltim dan Dispora Kaltim di Samarinda untuk merumuskan ulang jumlah cabor serta nomor tanding yang rasional dengan anggaran Rp 20 miliar. Kurniawan menekankan bahwa pengurangan ini nantinya merupakan keputusan bersama, bukan sepihak dari Paser.
Usulan awal ada 65 cabang olahraga (1.066 nomor tanding). Target ketetapan baru diumumkan paling lambat Senin pekan depan.
Setelah jumlah cabor dan nomor tanding resmi disepakati, PB Porprov Kaltim 2026 akan langsung mengalihkan fokus penuh pada progres pembangunan venue pertandingan serta persiapan kontingen atlet tuan rumah. (*)
Editor : Duito Susanto