KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, memperluas jaringan kamera pengawas dengan menambah 20 unit CCTV di 10 titik strategis. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan keamanan sekaligus mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital.
Dengan penambahan tersebut, saat ini total terdapat 34 unit kamera CCTV yang tersebar di 17 titik pemantauan di seluruh wilayah Desa Tapis. Sebelumnya hanya 14 unit kamera terpasang di 7 titik pada tahun lalu.
Baca Juga: Paser Dapat Bankeu Rp 20 Miliar untuk Porprov 2026, Jumlah Cabor Terancam Berkurang
Kepala Desa Tapis, Dody Ismanu mengungkapkan bahwa pengembangan infrastruktur digital ini sejalan dengan status Desa Tapis yang berhasil meraih peringkat ketiga terbaik dalam ajang Anugerah Desa Membangun 2024 tingkat provinsi.
"Sebagai desa digital, kami memanfaatkan teknologi yang bertujuan menerapkan penjagaan ketat selain mengandalkan siskamling yang ada," kata Dody, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Dody, dengan jumlah penduduk yang mencapai 4.706 jiwa, pemanfaatan teknologi menjadi solusi efektif untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas dan mempermudah pengawasan wilayah secara real time.
Baca Juga: Pertama di Kalimantan, Bhayangkara Warrior di Paser Sukses Tarik Peserta hingga Kalsel
Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan kini bukan lagi hanya menjadi urusan pihak kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang didukung fasilitas desa.
"Jika terjadi suatu tindak kejahatan atau hal yang tidak diinginkan lainnya, maka akan terekam kamera pengawas tersebut dan ini kami perluas lagi cakupannya," tambahnya.
Seluruh pengadaan fasilitas kamera pengawas ini bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) 2025 dan 2026. Dalam operasionalnya, sistem CCTV ini terintegrasi langsung dengan internet melalui skema gotong royong, di mana warga yang memiliki sambungan internet pribadi turut dilibatkan untuk membantu mengaktifkan koneksi kamera pengawas di sekitar lingkungan mereka. (*)
Editor : Duito Susanto