KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Paser mengimbau masyarakat mewaspadai potensi penipuan travel umrah. Calon jamaah diminta aktif memeriksa legalitas biro perjalanan ibadah melalui aplikasi Siskohat dan Nusuk sebelum mendaftar.
Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul adanya aduan mengenai 72 travel umrah bermasalah yang diterima oleh Kemenhaj RI baru-baru ini.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Paser Abdurrahman, menegaskan pentingnya kecermatan masyarakat dalam memilih penyedia jasa ibadah umrah. Menurutnya, sistem terintegrasi yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan keamanan penyeleggaraan ibadah.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2026, DPMD Paser Ajak Bangun Generasi Emas dari Desa
"Masyarakat harus lebih cermat dalam memilih. Apalagi sekarang sistemnya terintegrasi secara ketat melalui aplikasi Siskohat dan Nusuk," kata Abdurrahman, Jum'at (24/7/2026).
Meskipun hingga saat ini belum menerima laporan terkait travel bermasalah atau indikasi penipuan di Paser, pemerintah tetap meminta masyarakat melapor jika menemukan dugaan pelanggaran. Kemenhaj Paser siap mendampingi warga untuk meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah tergiur oleh tawaran paket umrah murah atau janji keberangkatan cepat tanpa kepastian legalitas. Selain mengecek status izin di aplikasi resmi, calon jemaah disarankan meneliti rekam jejak travel dan testimoni jamaah sebelumnya.
Baca Juga: Bupati Paser Minta Bidan Siap Siaga di Desa dan Larang Pengajuan Mutasi
Saat ini, peta operasional travel umrah terdaftar di Paser ialah ada satu travel yang berstatus kantor pusat resmi (berlokasi di Tanah Grogot).
Ada satu travel dalam proses pengajuan izin kantor pusat, tiga kantor cabang travel telah melaporkan operasional ke Kementerian Haji dan Umrah Paser, dan satu kantor perwakilan travel telah melaporkan operasional.
Kementerian Haji dan Umrah Paser berharap langkah pencegahan ini membuat penyelenggaraan ibadah umrah di wilayah Paser berjalan dengan tertib, aman, dan transparan. (*)
Editor : Duito Susanto