Sukses Gelar Paser ITTC 2026, Bupati Fahmi Jadikan Agenda Tahunan Sport Tourism

Muhammad Najib • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 18:23 WIB
BANGKITKAN SPORT TOURISM: Suasana pertandingan Paser International Table Tennis Championship 2026 di GOR Sadurengas Tapis, Tanah Grogot, yang berakhir Minggu (26/7). Ajang ini diikuti atlet dari enam negara. (NAJIB/KALTIM POST)
BANGKITKAN SPORT TOURISM: Suasana pertandingan Paser International Table Tennis Championship 2026 di GOR Sadurengas Tapis, Tanah Grogot, yang berakhir Minggu (26/7). Ajang ini diikuti atlet dari enam negara. (NAJIB/KALTIM POST)

KALTIMPOST.ID- Kabupaten Paser menegaskan keseriusannya mengembangkan sport tourism melalui penyelenggaraan Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026. Kejuaraan yang berlangsung selama sepekan, 20–26 Juli 2026, itu diikuti 161 atlet dari enam negara dan 26 klub nasional.

Partai final yang digelar di GOR Sadurengas Tapis, Tanah Grogot, Minggu (26/7), sekaligus menutup rangkaian kejuaraan internasional tersebut. Ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan persaingan atlet-atlet dari Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja.

Di nomor Men's Singles, atlet asal Korea Selatan Oh Minseo, yang memperkuat PTMSI Kabupaten Paser, tampil sebagai juara setelah mengalahkan Muhammad Bima Abdi Negara dari PTM Arwana Jaya Jakarta. Minseo menang dramatis 3-2 melalui pertandingan lima gim.

Sementara pada nomor Women's Singles, atlet Jepang Kotomi Omoda, yang juga membela PTMSI Paser, meraih gelar juara usai menundukkan wakil India Aarti Chaudhary dengan skor 3-1.

Bupati Paser Fahmi Fadli mengatakan penyelenggaraan ITTC menjadi tonggak penting dalam pengembangan sport tourism di daerah. Menurut dia, kejuaraan internasional tersebut sekaligus membuktikan Kabupaten Paser mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga bertaraf internasional.

Kesuksesan ajang yang diikuti atlet dari enam negara ini menjadi tonggak penting pengembangan sport tourism dan persiapan menuju Porprov Kaltim VIII/2026. (NAJIB/KP)
Kesuksesan ajang yang diikuti atlet dari enam negara ini menjadi tonggak penting pengembangan sport tourism dan persiapan menuju Porprov Kaltim VIII/2026. (NAJIB/KP)

Ia menyebut dampak penyelenggaraan kejuaraan langsung dirasakan masyarakat. Tingkat hunian hotel meningkat, pusat kuliner ramai dikunjungi, hingga pelaku UMKM memperoleh tambahan pendapatan selama kejuaraan berlangsung.

Fahmi menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan ITTC menjadi modal untuk menjadikan kejuaraan tersebut sebagai agenda internasional tahunan di Kabupaten Paser.

Suasana penutupan juga diwarnai partisipasi langsung Fahmi di arena pertandingan. Ia turun pada nomor Ganda Veteran 100+ bersama legenda tenis meja Indonesia Ismu Harinto, peraih medali emas ITTF World Masters Championships 2026 di Korea Selatan. Pasangan tersebut berhasil meraih peringkat ketiga.

Selain menjadi ajang kompetisi, ITTC juga memberikan kesempatan bagi atlet-atlet muda Paser untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain internasional maupun atlet yang berpengalaman tampil di SEA Games dan Asian Games. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal menghadapi Porprov VIII Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Fahmi turut menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), technical delegate, dewan hakim, wasit, umpire, panitia pertandingan, aparat pengamanan, hingga relawan yang terlibat selama pelaksanaan kejuaraan. Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi Lay yang hadir saat pembukaan dan beberapa hari pelaksanaan kejuaraan.

"Saudara sekalian telah berpartisipasi mendukung kesuksesan kegiatan ini, dan semoga ini menjadi role model bagi pelaksanaan event olahraga selanjutnya. Sampai jumpa di Paser tahun depan!" kata Fahmi. (riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 sport tourism paser fahmi fadli