TANAH GROGOT - Kabupaten Paser kembali jadi tempat ajang balap motor nasional bertema Paser Cup Race 2026 Round 2 di Sirkuit Tanah Grogot pada 15–16 Agustus 2026. Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Paser dalam memperkuat posisi daerah sebagai pusat pengembangan sport tourism di Kalimantan Timur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya saat membuka acara mengatakan pelaksanaan Round 2 tahun ini terasa istimewa karena berlangsung dua hari menjelang Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. "Atmosfer sirkuit tidak hanya dipenuhi raungan mesin motor, tetapi juga semangat jiwa nasionalisme," kata Katsul, Minggu (16/8/2026).
Antusiasme peserta pada Round 2 tercatat meningkat signifikan dibandingkan seri sebelumnya. Jumlah starter melonjak dari sekitar 400 pembalap pada Round 1 menjadi 465 pembalap pada Round 2. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Paser dan sekitarnya, tetapi juga diikuti pembalap bertaraf nasional seperti Alfi Husni.
Baca Juga: Tegas dan Humanis, Hary Palar Siap Gebrak Penegakan Hukum Usai Resmi Jabat Kajari Paser
Kehadiran pembalap berprestasi tingkat Asia tersebut diharapkan mampu memicu motivasi para pembalap lokal Paser untuk meningkatkan performa. Pembinaan ini sekaligus menjadi langkah persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang akan bertuan rumah di Kabupaten Paser.
Selain fokus pada pembinaan atlet, Pemkab Paser menargetkan dampak multiplier ekonomi dari penyelenggaraan event otomotif ini. Kehadiran ratusan pembalap dan ribuan penonton diharapkan mendongkrak perputaran ekonomi lokal, memperluas pasar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mempromosikan destinasi wisata daerah.
"Olahraga menjadi penggerak ekonomi, UMKM berputar, dan pariwisata daerah ikut maju. Inilah esensi kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu ketika masyarakat kita bisa berdaya dan sejahtera," kata Katsul.
Baca Juga: Bukan Cuma Berburu Juara! Perbasi Balikpapan Sulap Atrium Mall Jadi Arena Sports Tourism
Pemkab Paser mengimbau seluruh pembalap dan tim untuk mengedepankan keselamatan serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Indikator keberhasilan kejuaraan ini tidak hanya diukur dari raihan podium, melainkan terciptanya pelaksanaan balapan yang aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara.
Para penonton pun pada gelaran balap kali ini tetap membludak seperti event sebelumnya. Tenan berjualan UMKM kini lebih nyaman lokasinya karena baru saja diperbaiki pemerintah dengan di cor. Selain itu tiket parkir motor dan mobil sudah ditentukan harganya agar tidak ada aji mumpung. (riz)
Editor : Muhammad Rizki