KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Paser sejak 21 Agustus 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser sekaligus Sekretaris Satgas MBG Paser, M Arfah, mengonfirmasi penghentian tersebut. Empat fasilitas yang terdampak mencakup satu SPPG di Kecamatan Kuaro dan tiga SPPG di Kecamatan Tanah Grogot. "Seluruhnya dihentikan oleh BGN karena alasan general cleaning," ujarnya, Minggu (13/9/2026).
Arfah menjelaskan bahwa SPPG Kuaro belum sempat menyalurkan makanan setelah dinyatakan layak operasi, namun terlanjur distop bersamaan dengan fasilitas di Tanah Grogot. Selain pembersihan menyeluruh, sejumlah SPPG di Tanah Grogot juga menghadapi kendala teknis bangunan dan kelayakan lingkungan.
Baca Juga: Turap Sungai Mahakam di Kawasan Teras Samarinda Longsor, Komisi III Belum Terima Laporan
SPPG Jone 1 mengalami masalah kelistrikan bangunan. Sementara itu, SPPG Jone 2 berada terlalu dekat dengan lokasi kandang ayam dan sarang burung walet. Adapun SPPG Tapis dihentikan operasionalnya karena berdekatan dengan tempat usaha kayu molding.
Terkait kepastian tanggal pengoperasian kembali, pihak Satgas daerah menyatakan tidak memiliki wewenang untuk menentukan keputusan tersebut. Seluruh kebijakan berada di bawah kendali penuh BGN melalui perwakilannya di tingkat provinsi dan kabupaten.
Meski demikian, Satgas Paser berkomitmen untuk membantu menjembatani kendala yang berkaitan dengan kondisi wilayah dan masyarakat setempat agar proses evaluasi dapat segera terselesaikan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo