KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Paser membuka kawasan kuliner baru di Pasar Induk Penyembolum Senaken. Bazar bertajuk 'Kuliner Karya Mandiri Pasar Senaken' ini dijadwalkan hadir setiap Sabtu pagi, pukul 06.00 hingga 12.00 WITA.
Sebanyak 79 tenant turut berpartisipasi pada gelaran perdana kegiatan ini. Mereka menjajakan beragam produk, mulai dari jajanan tradisional hingga kuliner kekinian.
Baca Juga: Resahkan Warga, Polres Paser Intensifkan Patroli Malam Minggu Sasar Balap Liar
Kepala Disperindagkop dan UKM Paser, Yusuf, mengatakan inisiatif ini merupakan tindak lanjut program pemberdayaan UMKM lokal. Pemerintah daerah bekerja sama dengan BUMDes, UPTD, dan pengelola pasar untuk menyediakan sarana pemasaran bagi para pelaku usaha.
"Dukungan kami diawali dengan menyiapkan sarana dan tempat pemasaran ini, bekerja sama dengan kawan-kawan BUMDes, UPTD, dan pengelola pasar," ujar Yusuf, Minggu (4/10/2026).
Selain menyediakan lapak, pemerintah memberikan pendampingan bertahap bagi pelaku UMKM. Bentuk dukungannya meliputi fasilitasi permodalan, bantuan peralatan, pelatihan, hingga pengurusan legalitas seperti sertifikasi PIRT dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Baca Juga: Sering Garuk Kepala? Simak 14 Tips Cegah Kulit Kepala Gatal dan Tetap Sehat
Kehadiran bazar ini juga menjadi strategi untuk menggiatkan kembali aktivitas pasar tradisional yang mulai tergerus tren belanja daring. Harapannya, pengunjung tidak hanya datang untuk berburu kuliner, tetapi juga berbelanja kebutuhan pokok harian.
"Efek domino yang kita harapkan adalah orang tidak hanya datang untuk berburu kuliner, tetapi sekalian belanja kebutuhan harian seperti sayur, ikan, dan daging," tambah Yusuf.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Disperindagkop dan UKM Paser, Pemerintah Desa Senaken, BUMDes Senaken, serta Satset Creative selaku tim pelaksana.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Masyarakat, Harga BBM Seluruh SPBU Dipertahankan hingga Akhir Tahun
Kepala Desa Senaken, Bambang Suriyadi, menyambut positif sinergi lintas sektor tersebut dalam menghidupkan potensi ekonomi desa.
Editor : Dwi Restu A