Dinas Pendidikan Paser Kembali Gelar Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026

Muhammad Najib • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:28 WIB
Kabupaten Paser kembali mendapatkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 ini dari Kementerian Kebudayaan. (Najib/KP)
Kabupaten Paser kembali mendapatkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 ini dari Kementerian Kebudayaan. (Najib/KP)    

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser resmi menggelar kembali program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2026 pada Kamis (22/10/2026) di gedung Awa Mangkuruku.

Program dari Kementerian Kebudayaan ini dihadirkan sebagai wujud nyata dalam menguatkan pendidikan karakter, kreativitas, dan budaya para siswa melalui keterlibatan langsung para seniman di lingkungan sekolah.

Kabupaten Paser menjadi salah satu dari hanya tiga kabupaten di seluruh Indonesia yang dipercaya melaksanakan program prioritas ini.

Baca Juga: Peringatan Hari Santri di Bontang: Agus Haris Tegaskan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paser, M Yunus Syam menjelaskan bahwa program GSMS memungkinkan para peserta didik untuk menimba ilmu seni secara langsung dari para ahlinya. Pada pelaksanaan tahun ini, bidang seni yang diajarkan berfokus pada dua cabang, yakni seni tari dan seni musik.

"Program ini membuat murid belajar langsung kepada senimannya yang masuk ke sekolah. Ini adalah upaya kita bersama untuk mendekatkan seni kepada peserta didik sekaligus membentuk profil pelajar yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya," kata Yunus Syam.

Meskipun jumlah peserta tahun ini tercatat lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, program ini tetap berjalan optimal dengan melibatkan 5 orang seniman dan 5 orang guru pendamping.

Adapun lima sekolah di Kabupaten Paser yang terpilih menerima program GSMS 2026 ini adalah SD 012 Paser  SDN 002 Paser, SMP 11 Tanah Grogot, SMP 1 Long Ikis, dan MTs Tanah Grogot.

Baca Juga: Bupati Ardiansyah Apresiasi Andi Dara, Harumkan Nama Kutim di Tingkat Nasional  

Hasil karya serta proses pembelajaran seni antara siswa dan seniman tersebut ditampilkan dalam pergelaran acara. (*)

Editor : Sukri Sikki
guru dinas pendidikan Kabupaten Paser program