Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sawah Dua Hektare di PPU, Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Keluarga

Ari Arief • Jumat, 13 September 2024 | 13:21 WIB

WISATA: Dilengkapi enam gazebo lesehan dan tempat bermain anak-anak membuat objek wisata sawah di Desa Gunung Mulia, Babulu, PPU ini kian menarik. FOTO: ARI/KP)
WISATA: Dilengkapi enam gazebo lesehan dan tempat bermain anak-anak membuat objek wisata sawah di Desa Gunung Mulia, Babulu, PPU ini kian menarik. FOTO: ARI/KP)
KALTIMPOST.ID, Objek wisata sawah seluas dua hektare di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) terus bertransformasi menjadi destinasi wisata yang menarik bagi keluarga.

Setelah sukses menarik ribuan pengunjung, kini kawasan wisata yang selesai dibangun pada Juni 2021 ini semakin lengkap dengan berbagai fasilitas baru. Sugeng, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunung Mulia, Babulu, PPU, mengatakan, pemerintahan desa telah melengkapi objek wisata itu melalui program pengembangan tahun 2023-2024 berupa enam gazebo lesehan bersumber dana bantuan keuangan (bankeu) Kaltim 2023.

Tdak hanya itu, juga telah dibangun kolam renang anak-anak bersumber dana desa (DD) 2023; wahana permainan anak (3 unit ayunan, 1 unit plosotan, 2 unit jungkat jungkit, dan 1 unit spot foto bersumber DD 2024; 2 unit WC berasal dari Dinas Pariwisata Kaltim 2024; dan spot foto hasil karya kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Karena itu, kata Sugeng, tidak hanya menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat bersantai di gazebo lesehan, bermain air di kolam renang anak, atau berfoto di spot-spot menarik. Adanya wahana permainan anak juga membuat wisata ini semakin menyenangkan bagi keluarga. 

“Kami ingin Wisata Sawah Gunung Mulia tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga menjadi tempat berkumpul keluarga. Dengan adanya fasilitas yang semakin lengkap, kami optimisis wisata ini akan semakin berkembang,” kata Sugeng, Kamis (12/9).

Dia mengatakan, saat ini telah direncanakan pula untuk melengkapi objek wisata tersebut dengan pembangunan musala, panggung seni budaya dan edukasi, penataan kedai serta penambahan gazebo dan spot foto. 

Semua ini, lanjut Sugeng, untuk memanjakan pengunjung dan era peningkatan objek wisata ini menjadi destinasi wisata keluarga. Dia mengungkapkan, selama 2023 objek wisata ini telah memberikan pendapatan kepada pengelola yang sebagiannya digunakan untuk biaya penambahan fasilitas. 

Tercatat, selama 2023 terjual karcis tanda masuk Rp 5 ribu per orang sebanyak 27.049 karcis, dengan total nilai pendapatan sebanyak Rp 135.245.000. Pada tahun yang sama pendapatan juga diperoleh dari parkir sepeda motor yang mencapai 9.595 unit kendaraan roda dua dengan pendapatan Rp 19.190.000. 

Sementara jumlah parkir mobil mencapai 1.758 unit dengan pendapatan Rp 8.790.000. Total pendapatan seluruhnya mencapai Rp 163.225.000. Sedangkan pendapatan untuk 2024 hingga Juli 2024 tercatat totalnya mencapai Rp 74.098.000. Jumlah ini diperoleh dari hasil penjualan tiket masuk, parkir sepeda motor, dan parkir mobil.

“Selain pengunjung yang kebanyakan rombongan keluarga, juga rombongan kedinasan, seperti pada 11 September lalu rombongan Dinas Pariwisata Kaltim berkunjung kemari dalam rangka monitoring pembangunan WC pada objek wisata sawah,” tutur Sugeng.

 

Editor : Uways Alqadrie
#wisata ppu #Kabupaten ppu