KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) harus menunjukkan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kapasitas generasi muda di daerah ini.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin, usai menghadiri focus group discussion (FGD) membahas pentingnya Rencana Induk Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (RIPJPID) sebagai dokumen riset dan inovasi daerah selama lima tahun ke depan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten PPU itu dihadiri pula Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, di Kantor Bupati PPU, Senin (7/10).
"Saya melihat, menyangkut masalah riset dan inovasi seperti itu, memang daerah sangat membutuhkan," ujar Raup Muin.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor Dorong Pengesahan APBD 2025
Menurutnya, riset dan inovasi berkaitan erat dengan upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal, agar lebih kompeten dan unggul, serta bisa memanfaatkan dan menerapkan Ilmu pengetahun dan teknologi (iptek) dalam upaya membangun daerah. Sehingga kesuksesan perencanaan RIPJPID harus didukung oleh semua elemen masyarakat.
"Saya khawatir kalau tidak betul-betul dilaksanakan secara langkah demi langkah dan secara sistematis, maka nanti jatuhnya hanya seremonial," tegasnya.
Raup Muin menerangkan, pemerintah daerah bersama lembaga legislatif telah melaksanakan berbagai kegiatan perencanaan peningkatan SDM. Namun belum menunjukkan hasil yang diharapkan.
"Kalau pun ada biaya yang ditimbulkan, tidak apa-apa. Jangan sampai upaya kita hanya sampai pada seremonial saja," imbuh Politikus Partai Gerindra itu. (ami/far)
Editor : Faroq Zamzami